KENDARINEWS.COM — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan budaya mutu akademik dengan menyelenggarakan kegiatan Penyegaran Auditor Audit Mutu Internal (AMI) Siklus 7 beberapa waktu lalu. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.
Ketua panitia, Dr. Putu Arimbawa, S.P., M.Si., mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 96 auditor AMI, kepala pusat LPMPP, dan sejumlah staf pendukung. “Tujuan penyegaran ini adalah memperkuat pemahaman dan kapasitas auditor agar pelaksanaan audit mutu internal berjalan efektif dan selaras dengan dinamika kebijakan nasional di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi,“ terangnya.
Kepala LPMPP UHO, Dr. Ir. Edward Ngii, S.T., M.T., menekankan bahwa AMI merupakan instrumen strategis dalam sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Melalui AMI, setiap program studi dapat memetakan sejauh mana standar mutu dijalankan secara konsisten—meliputi aspek akademik, tata kelola, dan layanan pendidikan.
“AMI bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan refleksi bersama untuk memastikan setiap unit kerja berjalan sesuai siklus penjaminan mutu yang berkelanjutan,” kata Edward.
Ia juga menyinggung terbitnya Peraturan Menteri terbaru Nomor 39 Tahun 2025, yang menggantikan peraturan sebelumnya (Nomor 53 Tahun 2023). Regulasi baru tersebut menegaskan pentingnya pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi yang berlandaskan akuntabilitas, transparansi, dan peningkatan daya saing internasional.
“Perubahan kebijakan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi UHO untuk memperkuat sistem internal agar mampu beradaptasi dengan standar global dan memenuhi tuntutan pemangku kepentingan,” ujarnya.
Melalui kegiatan penyegaran ini, para auditor diharapkan memiliki pemahaman yang seragam terhadap prosedur dan instrumen AMI sehingga setiap program studi mampu menghasilkan data yang akurat dan sesuai standar. Hasil audit yang valid akan menjadi dasar penting bagi pimpinan universitas dalam pengambilan keputusan strategis dan penyusunan kebijakan akademik yang berorientasi pada mutu.
“Kegiatan Penyegaran Auditor AMI Siklus 7 menjadi momentum penting bagi UHO untuk terus menegakkan budaya mutu yang berkelanjutan. Peningkatan mutu bukan pekerjaan sesaat, melainkan proses berkesinambungan yang memerlukan konsistensi, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika. Dengan kerja sama solid antara LPMPP, program studi, dan unit pendukung lainnya, UHO optimistis dapat memperkuat reputasinya sebagai universitas berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.








































