KENDARINEWS.COM–Calon Presiden (Capres) RI Anies Baswedan menggelar kampanye terbuka di Claro Kendari, kemarin. Ia didampingi Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin) bersama beberapa perwakilan Partai Politik (Parpol) pengusung.
Ribuan simpatisan menyambut kedatangan calon RI satu itu.
Ketua Tim Daerah (Tindak) Amin Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi bersyukur, Anies Baswedan bisa menjejak di Bumi Anoa. Menurutnya, kedatangan Anies sangat penting untuk melihat secara langsung keinginan masyarakat yang menginginkan perubahan.
“Calon Presiden kita hadir untuk melihat secara nyata apakah masyarakat Sulawesi Tenggara menginginkan perubahan. Kalau ingin perubahan pilih Anies Baswedan,” ungkap Ali Mazi dihadapan ribuan simpatisan Anies yang memenuhi Phinis Ballroom Claro , Selasa (9/1).
Melihat animo dan dukungam masyarakat yang sangat besar kepada Anies Baswedan untuk menjadi RI 01, Ali Mazi mengajak simpatisan untuk mengangkat kemenangan satu putaran pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 14 Februari mendatang.
“Masyarakat Sulawesi Tenggara mendukung Anies untuk Indonesia. Kita yakin bisa menang satu putaran. Jika ingin perubahan solusinya Anies Baswedan,” kata Ali Mazi.
Pada kesempatan yang sama, Capres RI Nomor Urut 1 Anies Baswedan menyampaikan terima kasih kepada seluruh simpatisan yang sudah menyambut kedatangannya dengan penuh suka cita. Ia mengaku kedatangannya di Kendari terasa spesial karena merasakan semangat .asyarakat yang menginginkan adanya perubahan.
“Kendari memang beda. Kita berkumpul untuk perubahan. Kita berkumpul merupakan panggilan hati, bukan karena rupiah. Dari Kendari kita menyampaikan kepada seluruh Indonesia untuk perubahan,” ungkap Anies Baswedan.
Menurut Anies, perubahan perlu dilakukan untuk menyikapi berbagai problem yang dihadapi masyarakat saat ini seperti kenaikan harga pangan yang terus menerus terjadi serta beberapa gejolak sosial lainnya.
“Kita ingin perubahan karena saat ini harga sembako naik terus, harga beras naik. Kita ingin anak-anak kita bisa sekolah dan biayanya terjangkau, kita ingin para petani bisa mendapatkan pupuk kapan saja dan harganya terjangkau, kita ingin para nelayan tidak kesulitan mencari solar, kita menginginkan setiap rumah tangga bisa memiliki tabungan bukan hutang,” ungkap Anies Baswedan.
Disisi lain, Anies menyinggung soal pengelolaan alam di Sultra yang saat ini didominasi oleh asing. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang terkandung di Bumi Anoa harus dikelola masyarakat lokal.
“Hentikan perampasan kekayaan alam yang merusak lingkungan secara terus menerus. Kami ingin tenaga kerja Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan jadi penonton, jangan biarkan orang asing bekerja di negeri ini,” kata Anies.
Oleh karena itu, kata Anies, semua harapan itu bisa menjadi kenyataan jika melakukan perubahan sehingga bisa mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.
“Perjuangan ini tidak boleh diiringi dengan gegabah tapi dengan keberanian karena kita membawa kebenaran, berani karena bnar kita membawa gagasan ini,” kata Anies.
“Semangat untuk perubahan akan menghasilkan kemenangan yang nantinya bukan untuk satu orang, partai, atau koalisi, melainkan kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Setiap kali kita berkumpul masyarakat Indonesia yang sesungguhnya adalah yang menginginkan perubahan,” pungkasnya.
Sekedar informasi, selain menggelar kampanye terbuka di Claro Kendari, Anies Baswedan berkesempatan berdiskusi langsung dengan buruh disalah satu warung kopi di Kota Lulo. (ags)










































