Deklarasi Pemilu Damai, Pj Gubernur : Mari Bersama  Kawal Pemilu Aman dan Damai

KENDARINEWS.COM–Sebagai upaya mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) aman dan tertib, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), penyelenggara pemilu, Partai Politik (Parpol) peserta pemilu dan masyarakat Provinsi Sultra melakukan Deklarasi Pemilu Damai tahun 2024. Kegiatan ini bertempat  di Claro Kendari, Rabu (13/9).

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Andap Budhi Revianto mengaku sangat mengapresiasi kegiatan deklarasi pemilu damai yang digelar Polda Sultra. Sebagaimana diketahui bersama, Pemilu dan Pilkada merupakan agenda yang sangat penting bagi semua.

“Bukan hanya sekedar liv service saja tapi clear, benar-benar didasari dengan niat tulus kita. Karena itu, Deklarasi damai hari ini jangan hanya di jadikan formalitas saja. Tetapi laksanakan dengan tindakan nyata. Sebab Sultra butuh kebersamaan kita,”kata Mantan Kapolda Sultra itu.

Ia  mengajak semua elemen masyarakat Sultra agar bersama-sama mengawal Pemilu, sehingga dapat berjalan aman, damai dan kondusif. Mari implementasikan janji melalui deklarasi ini.

“Satu hal  mendasar yang perlu saya ingatkan, bahwa kita semua ini bersaudara. Jangan sampai ada pemisah dan pemilahan anatara kita.Mari bersama kita kawal pemilu aman dan damai,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Sultra Irjen Pol. Teguh Pristiwanto, dalam hal ini diwakili Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dwi Iriyanto mengatakan bahwa pemilu tahun 2004 merupakan agenda penting dan strategis bagi keberlangsungan pembangunan.

Guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia yang harus dijamin keamanan dan kelancarannya, serta pelaksanaannya. Sehingga dapat berjalan sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.

“Pada konteks ini Polda Sultra bertanggung jawab untuk mengawal dan mengamankan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 dengan melakukan langkah-langkah perencanaan,” ungkapnya.

Sehingga persiapan pengamanan pemilu melalui pergelaran operasional yang diantaranya yaitu, kegiatan coding sistem melalui prasarana deklarasi pemilu damai 2024 sebelum memasuki tahapan Pemilu.

Kemudian kegiatan rutin ditingkatkan kepolisian serta kegiatan kepolisian lainnya yang ditujukan untuk mencegah polarisasi di kalangan masyarakat dengan menggelorakan pemilu damai bersama dengan elemen masyarakat Sultra.

“Tentunya hal ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder, baik Forkompinda, penyelenggara pemilu, parpol dan segenap unsur lapisan masyarakat, sehingga tahapan Pemilu 2024 di wilayah Sultra dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sultra Asril mengatakan Deklarasi ini sebagai wujud untuk menyamakan pemahaman menuju  pemilu damai. Dengan begitu pada akhirnya akan menghasilkan pemimpin  yang sesuai dengan harapan masyarakat Sultra pada umumnya.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, semoga sesuai harapan, dimana kita bisa lahirkan pemilu damai di 2024. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi provinsi lain dan inspirasi bagi kabupaten/kota se Sultra untuk melaksanakan deklarasi damai. Sehingga pada 2024 kita bisa lahirkan kedamaian di darah kita,”harapnya.

Ditempat yang sama  Ketua DPW NasDem Sultra, Ali Mazi mengaku pada prinsipnya sebagai anak bangsa dan sebagai masyarakat, sangat mengapresiasi Polda Sultra telah menggagas  deklarasi damai ini. Apalagi, sesungguhnya  tujuan berpemilu itu bukan untuk ribut. Tapi untuk mencari tokoh, figur dan pemimpin.

Oleh karena itu bagaimana kita bersama mensukseskan pemilu damai dan tentram.  Kalau damai dan tentram tentu pembangunan juga akan cepat. Karena itu partai Nasdem dan seluruh pendukung partai Nasdem serta masyarakat sangat mendukung deklarasi damai hari ini dan siap mensukseskan pemilu damai di 2024,”pungkasnya. (rah/kn)

Tinggalkan Balasan