Tahun Ini, Gubernur Kurban 61 Sapi Dibagi ke 17 Kabupaten/Kota

KENDARINEWS.COM—Gubernur Sultra, Ali Mazi kurban 61 sapi dalam momen Idul Adha 1444 Hijriyah/2023 Masehi. Kurban tersebut didistribusi di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra). Gubernur ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, sekaligus juga menjalankan syariat.

Gubernur Ali Mazi mengatakan, setiap 10 Dzulhijjah, semua umat Islam yang tidak melaksanakan haji, maka merayakan hari raya Idul Adha. Pada hari itu, umat Islam sangat disunnahkan untuk berqurban.

“Karena alasan itu, tahun ini kami kembali berqurban dan menyasar 17 kabupaten dan kota. Hewan kurban yang disembelih, kemudian dibagikan kepada seluruh umat muslim di daerah,” ungkap Ali Mazi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 1 Juli 2023.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Sultra, La Ode Muhammad Rickhzal Putra menambahkan, tahun ini, Gubernur Sultra berkurban 61 ekor sapi. Ini menyasar 17 kabupaten/kota. Bahkan untuk Masjid Raya Al-Kautsar atau Masjid Agung Kendari, dijatahkan 10 ekor sapi.

“Hewan sapi untuk qurban, atas nama Gubernur Sultra Ali Mazi, menyasar 17 kabupaten/kota se-Sultra. Berat masing-masing sapi, lebih dari 300 kilogram dan telah tuntas disembelih tiap daerah, usai Idul Adha,” beber La Ode Muhammad Rickhzal.

Seluruh hewan kurban gubernur, saat tiba di daerah masing-masing, secara langsung mendapat penanganan dari dokter hewan, dan staf Dinas Perkebunan dan Peternakan, agar beratnya tidak menyusut, sampai saat penyembelihan.

Selain qurban dari gubernur, beberapa pejabat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, juga menyerahkan qurban sapi di Masjid Raya Al-Kautsar.

“Kurban sapi ada dari Sekretaris Daerah Sultra Asrun Lio, Keluarga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Yusmin dan Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Sultra, Abdul Latif. Ada juga dari perusahaan tambang seperti Virtue Dragon Nickel Industry,” bebernya.

Bahkan, berdasarkan laporan panitia kurban di Masjid Al-Kautsar Kendari, selain sapi dari gubernur dan para pejabat Sultra, ada pula sapi qurban patungan dari para jemaah Masjid Raya Al-Kautsar. Sehingga, total sapi qurban tahun ini, di Masjid Raya Al-Kautsar sebanyak 29 ekor sapi.

Selain sapi, juga ada qurban kambing. Tentu saja hewan qurban ini, telah dipastikan kesehatan dan keamanannya, sehingga layak dikonsumsi.

“Setiap sapi yang didatangkan, telinganya sudah ada eartag dari Dinas Peternakan, dan sudah lulus sensor semua. Khusus sapi qurban dari Gubernur Ali Mazi, sudah diperuntukkan bagi pesantren dan panti asuhan. Ada yang ke panti asuhan di Lambuya dan Lambandia, ada juga yang ke Soropia Lalonggasumeeto,” terangnya.

Sedangkan, sapi qurban lainnya, dibagikan ke masyarakat sekitar Masjid Raya Al-Kautsar dan dikembalikan ke para kelompok yang berqurban, agar dapat membagikannya di wilayah masing-masing tanpa kupon. Pendistribusiannya, diserahkan kepada yang berqurban, karena dibebaskan.

“Harapan ke depan, semakin tumbuh kesadaran masyarakat, untuk melaksanakan ibadah qurban. Apalagi sesuai laporan panitia, tahun 2023 luar biasa kenaikannya. Tahun 2022, hanya 22 ekor sapi kurban, namun tahun ini, mencapai 29 ekor sapi kurban,” imbuhnya. (rah/kn)

Tinggalkan Balasan