Mahasiswa DO Aktor di Balik Brankas Narkoba di UNM, WR III: Kita Kecolongan

KENDARINEWS.COM—Hadir saat Jumpa Pers Polda Sulsel terkait penemuan brankas Narkoba di Kampusnya, Wakil Rektor III UNM, Andi Muhammad Idhan mengaku kecolongan. 

Bagaimana mungkin seorang yang bahkan bukan alumni menjadikan sekretariat kemahasiswaan sebagai tempat penyimpanan narkotika. 

Idhan memastikan, pihaknya akan melakukan evaluasi mulai dari lembaga kemahasiswaan sampai dengan keamanan kampus.

Sosok yang memiliki peran pada bidang pembinaan serta pelayanan pada mahasiswa dan alumni UNM itu ingin memastikan kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. 

Seperti yang dijelaskan tadi (oleh Kapolda) tidak ada mahasiswa yang ditangkap. Dia (para pelaku) di DO (Drop Out) atau keluar, angkatan 2008 kalau tidak salah,” ujar Idhan di Mapolda Sulsel, Minggu (11/6/2023) malam.

Adapun atas kejadian ini dianggapnya menjadi hikmah. Bahwa UNM kedepannya akan berbenah.

“Karena kita juga tersentak kenapa ini terjadi di dalam kampus. Sudah sejak 2019, tetapi itu kan memang tidak ada kegiatan di dalam kampus karena Covid-19. Makanya kita kecolongan, sampai (mereka) bisa kuasai ruangan itu,” sesalnya.

Sebenarnya, menurut dia selama ini UNM telah menerapkan aturan yang ketat. Seperti larangan berkegiatan malam dan sebagainya.

Sehingga peristiwa ini kata dia, akan menjadi evaluasi. Kedepannya, UNM juga akan bekerjasama dengan BNN untuk melakukan tes urine kepada para mahasiswa.

“Kedepannya kita dalam waktu singkat sudah bicara dengan BNN (tes urine), utamanya pengurus lembaga kemahasiswaan dulu kita sasar,” kuncinya. (fajar/kn)

Tinggalkan Balasan