Maling Motor Resahkan Warga Kendari, Dibekuk Polisi

KENDARINEWS.COM—Tim Buru Sergap (Buser) 77 Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari meringkus komplotan pelaku pencurian motor yang telah beraksi di 30 tempat berbeda di Kota Kendari.

Para tersangka masing-masing Sadli alias Aco (33), MR (16), Ariadi (35), Marlon (27), Herman (52) serta Ahmad Darwin (37) dibekuk ditempat berbeda di Kota Kendari, Rabu (7/6). 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fitrayadi menuturkan enangkapan berawal dari laporan seorang korban yang kehilangan motor di kamar kosnya beberapa waktu lalu. Korban memarkir motornya di depan kamar kos dan baru menyadari motornya hilang ketika mengecek di parkiran sekitar pukul 05.00 Wita. 

“Kemudian kami melakikan penyelidikan, dan berhasil menangkap  tersangka Sadli alias Aco di sekitar Jalan Malik Raya, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari,” kata AKP Fitrayadi, Kamis (8/6). 

Kemudian, kata dia, rekan-rekan para tersangka yakni Ariadi cs ditangkap di salah satu rumah kos Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari. 

“Dari pengakuan tersangka Sadli, benar telah melakukan tindak pidana pencurian yang mana dilakukannya bersama dengan MR,” ungkap Fitrayadi. 

“Tersangka Sadli bersama MR saat melakukan dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor yang sementara terparkir tersebut menggunakan kunci T yang disimpan di pinggangnya,” tambahnya. 

Fitrayadi mengatakan berdasarkan keterangan tersangka lain yakni Ariadi dan Marlon, mereka juga telah melakukan pencurian kendaraan motor sekitar 30 tempat di Kota Kendari. 

“Tersangka Ariadi merupakan eksekutor kendaraan bermotor saat melakukan aksi dengan cara menggunakan obeng yang telah di modifikasi. Sedangkan tersangka Marlon merupakan joki kendaraan,” ujar Fitrayadi. 

Setelah melakukan pencurian, Lanjut Fitrayadi mengatakan motor hasil curian diberikan kepada tersangka Herman untuk dijual. 

“Beberapa motor yang dijual Herman ini, hasil tindak pencurian dari RI yang masih dalam pengejaran,” terang Fitrayadi. 

“Sementara tersangka Wawan saat diamankan ditemukan 2 unit sepeda motor yang merupakan hasil tindak pencurian dari para tersangka,” tambahnya. 

Lebih lanjut Fitrayadi mengatakan, dari penangkapan para tersangka, pihaknya telah mengamankan barang bukti 9 unit motor hasil curian. 

“Tim masih akan melakukan pengembangan kembali terhadap barang bukti yang telah dijual oleh para pelaku,” ungkapnya. 

Akibat perbuatannya, para tersangka ini dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ali/kn). 

Tinggalkan Balasan