Semarak Hardiknas di Baubau Ditutup dengan Lomba Marching Band

Pacu Kreativitas, Bentuk Jiwa Kolaborasi

KENDARINEWS.COM — Dilepas di Alun-alun Kotamara, para peserta marching band, bergerak sepanjang jalan utama melewati Pantai Kamali dan menuju rumah jabatan wali kota Baubau. Para peserta disambut meriah warga yang menanti di sepanjang jalan yang dilalui. Begitu pula masyarakat yang berkumpul menyaksikan di titik-titik variasi barisan diperagakan. Di panggung utama penghormatan juga dipadati masyarakat bersama para pimpinan OPD sama bersemangatnya menantikan dan menyimak atraksi yang ditampilkan peserta.

Dilepas di alun-alun Kotamara oleh Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, para peserta marching band bergerak sepanjang jalan utama melewati Pantai Kamali dan menuju Rujab wali kota

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, menyampaikan apresiasinya pada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) karena telah menjadikan lomba itu sebagai tradisi tahunan. Menurutnya itu program positif yang mempu membantu pembentukan karakter generasi. “Ini sangat bermanfaat. Karena melalui marching band, bisa membentuk karakter disiplin, kebersamaan dan saling menghormati. Memacu kreatifitas dan membentuk jiwa kolaborasi,” katanya.

Semua itu menurut Monianse, merupakan modal penting bagi anak-anak bangsa. Mereka akan tumbuh dengam jiwa dengan asupan karakter yang baik. “Ke depan mereka akan membawa jiwa yang baik ini di dalam kehidupan bersosial masyarakat. Sehingga benar-benar menjadikan mereka generasi yang unggul,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, MZ Tamsir Tamrin, mengatakan, penyelenggaraan lomba marching band tahun ini merupakan gelaran kali kedua. Pesertanya pun terus bertambah dan penyelenggaraannya juga disempurnakan.

“Kita kirim undangan itu dua bulan sebelum hari ini. Sehingga ada waktu untuk latihan. Undangannya kami kirim ke sekolah-sekolah se Kepulauan Buton dan ada 14 sekolah yang mendaftar,” katanya.

Peminat marching band kata mantan Asisten 1 Setkot Baubau ini cukup banyak. Bahkan hampir semua sekolah di Baubau mengaku punya keinginan memiliki kelompok siswa marching band. Hanya saja terkendala peralatan. Untuk itu, saat ini Dikbud Baubau memprogramkan pengadaan peralatan setiap tahunnya. “Tahun ini enam paket. Tiga untuk SD dan tiga lainnya untuk SMP,” tandas MZ Tamsir Tamrin.

Tinggalkan Balasan