KENDARINEWS.COM–Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan, hampir setiap tahun, lebih dari 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra menjalani pensiun.
“Setiap tahun total pensiunan Sultra bisa mencapai lebih daru 100 orang dan tertinggi bisa mencapai 120 sampai 150 orang, ” kata Kepala BKD Sultra Dra Zanuriah, (5/5).
Karena itu, kata dia, dalam menentukan formasi penerimaan ASN setiap tahunnya, pihaknya bakal meminta formasi sesuai angka pensiun tiap OPD. Sehingga dari situ ketahuan berapa kebutuhan ASN dari masing-masing OPD.
“Selain melihat kebutuhan sesuai data angka pensiun. Dalam perekrutan ASN harus dilihat dan disesuaikan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk dan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pengusulan formasi. Tapi tetap saja kita pemda hanya sekadar mengusulkan namun penentu kuota CASN setiap daerah tetaplah pemerintah pusat, “jelasnya.
Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya telah mengusulkan permintaan kuota CPNS sebanyak 6.000 di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia. Permintaan tersebut berdasarkan hasil permintaan kualifikasi pendidikan kepada OPD lingkup Pemprov Sultra.
“Kuota masing-masing OPD sudah dimasukan dan sudah kami terima. Saat ini usulan masing-masing OPD itu telah kita usulkan ke Kemenpan-RB sesuai kebutuhan yang mereka butuhkan,” ungkapnya.
Lanjutan, terkait penerimaan CPNS sendiri, BKD Sultra baru mendapatkan informasi permintaan kuota untuk disampaikan ke pemerintah pusat. Namun untuk jadwal penerimaan CPNS belum disampaikan.
“Kita tunggu saja. Lagipula dalam pengusulan kita sudah lakukan secepatnya, sebab kita tidak boleh telat agar kualifikasi pendidikan yang kita usulkan bisa terpenuhi,” pungkasnya. (rah/KN)










































