RSUD Kendari Digagas Jadi RS Pendidikan 

KENDARINEWS.COM–Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengupayakan RSUD Kendari menjadi rumah sakit pendidikan pertama di Sultra. Sukses menjadi RS Pendidikan menjadi kunci kenaikan status menjadi RSUD tipe A.

Asmawa mengungkapkan, dalam mewujudkan rumah sakit pendidikan pihaknya telah meningkatkan fasilitas layanan di RSUD Kendari. Teranyar, pihaknya telah membangun Instalasi Rawat Jalan (IRJ) lengkap dengan 18 poli diantaranya poli umum, gigi, penyakit dalam dan poli anak.

“Berbagai layanan yang dihadirkan membuat RSUD Kendari bisa mengambil peran sebagai rumah sakit pendidikan pertama di Sulawesi Tenggara,” kata Asmawa Tosepu.

Kepala Biro Umum Sekretariat Kemendagri RI ini menambahkan, selain didukung layanan dan fasilitas yang cukup lengkap, peluang RSUD Kendari menjadi rumah sakit pendidikan tak lepas dari dukungan perguruan tinggi yang sudah membuka Program Studi Ilmu Kedokteran.

“Kita tahu UHO (Universitas Halu Oleo) sudah memiliki Fakultas Kedokteran. Begitu juga UMK (Universitas Muhammadiyah Kendari) yang sebentar lagi akan membuka prodi yang sama. Tapi kenyataannya saat ini belum ada rumah sakit pendidikannya. Tentu kita akan upayakan (RSUD Kendari jadi RS Pendidikan),” ungkap Asmawa Tosepu.

Asmawa yakin, sukses RSUD Kendari menjadi menjadi rumah sakit pendidikan maka akan meningkatkan status RSUD menjadi tipe A. 

“Kita harus terus berikhtiar agar bisa terwujud sehingga bisa membantu anak-anak kita studi ilmu kedokteran di Sultra dan yang paling utama semakin meningkatkan layanan kesehatan masyarakat,” kata Asmawa.

Sekedar informasi, di Sultra belum ada RSUD yang ditetapkan sebagai RS Pendidikan. Keberadaan RS Pendidikan penting untuk menjamin terselenggaranya pelayanan pendidikan dan penelitian yang bermutu bagi pasien. Penetapan RSUD sebagai rumah sakit pendidikan membuka ruang bagi daerah mendapatkan bantuan sarana dan prasarana dari Kemenkes dan Universitas terkait. (ags/kn)

Tinggalkan Balasan