KENDARINEWS.COM–Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-192 bakal berlangsung 9 Mei mendatang. Meski begitu, rangkaian peringatannya sudah dimulai. Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu resmi melaunchingnya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba Kelurahan Puday, kemarin.
Asmawa Tosepu mengatakan, peringatan HUT Kota Kendari tahun ini menjadi momentum bagi pemerintah dan seluruh stakeholder terkait bersinergi menjaga alam khususnya kawasan Teluk Kendari.

“Teluk Kendari adalah anugerah dari Allah SWT yang harus kita jaga kebersihan dan keindahannya. Tidak banyak daerah di Indonesia bahkan dunia yang memiliki Teluk seperti ini,” kata Asmawa Tosepu, usai melaunching rangkaian HUT Kota Kendari di RTH Papalimba Puday.
Sebagai bentuk kepedulian kepada aset masyarakat ini, pihaknya bersama stakeholder terkait menggelar wisata lomba pungut sampah di Teluk Kendari. Melalui lomba tersebut, diharapkan bisa menjaga kebersihan teluk.

“Dua ribu personil turun membersihkan sampah di Teluk Kendari. Ini upaya pemerintah bersama masyarakat menjadikan Teluk Kendari lebih bersih dan indah. Keindahan lautnya harus terus kita jaga bersama agar bisa dinikmati anak cucu kita kelak,” kata Asmawa Tosepu.
Selain menjaga alam, momentum peringatan hut tahun ini hendaknya dimaknai sebagai ajang untuk melestarikan budaya lokal. Oleh karena itu, pihaknya menggelar berbagai lomba seni budaya yang melibatkan seluruh etnis di Kota Kendari.
Pada kesempatan yang sama, Sekot Kendari, Ridwansyah Taridala mengatakan rangkaian HUT Kota Kendari tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang melibatkan masyarakat seperti pada seni dan budaya terdapat lomba musik bambu, lulo tradisional, lomba mosolori, lomba tari mondotambe dan lariangi, kemudian ada lomba megambusu, umoara dan moanggo.
Selain itu, terdapat juga lomba mombesara, monarima osara serta ada karnaval budaya yang bisa diikuti seluruh etnis dan paguyuban yang ada di Kota Kendari.
“Kami harap melalui lomba seni dan budaya ini bisa menjaga kelestarian budaya Kota Kendari sebagai warisan budaya leluhur yang harus dijunjung tinggi dan dihargai,” kata Ridwansyah Taridala.
Berbagai lomba yang melibatkan unsur masyarakat juga menyemarakkan rangkaian hut tahun ini. Lomba itu meliputi Futsal, Bola Gotong, Balap Karung, Senam, Gowes, dan Jalan Santai, termasuk lomba kebersihan lingkungan.
“Nanti ada lomba kebersihan yang melibatkan antar kelurahan, kecamatan, dan perkantoran. Didalam lomba tersebut dirangkaikan dengan aksi menanam pohon,” kata Ridwansyah Taridala.
Tak berhenti sampai disitu, berbagai aksi sosial masyarakat juga dilaksanakan pemerintah seperti
khitanan massal, donor darah, operasi bibir sumbing, nikah massal, dan berbagai aksi sosial lainnya. “Seluruh rangkaian kegiatan kita laksanakan sejak bulan ini (Februari) sampai Mei dipuncak peringatan HUT Kota Kendari ke-192,” pungkasnya. (ags/KN)










































