Kasus Pencabulan Anak Marak, Polresta ‘Warning’ Orang Tua

KENDARINEWS.COM– Polresta Kendari mewarning orang tua agar lebih ketat menjaga anak anaknya. Hal ini dilakukan sebagai upaya meminimalisir kasus kekerasan seksual pada anak yang akhir akhir ini meningkat.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengungkapkan jika pihaknya kini sedang menangani dua kasus berbeda tentang pencabulan terhadap anak. Dari dua kasus polisi sudah menetapkan dua tersangka inisial MS (39) dan AR (52). Keduanya telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

“Tersangka AR ditangkap atas kasus dugaan mencabuli korban yang berumur 13 tahun. Sementara tersangka MS diamankan karena diduga mencabuli anak yang berumur 5 tahun,” kata AKP Fitrayadi saat ditemui di ruangannya, Rabu (18/1).

Fitrayadi menambahkan, tersangka MA dan AR dijerat Pasal Tindak Pidana Perlindungan Anak sebagaimana dimaksud dalam Kejahatan Perlindungan Anak Undang-Undang (UU) nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU nomor 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 82 UU nomor 17 tahun 2016, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahuan dan maksimal 15 tahun penjara. 

Mantan Kasatreskrim Polres Muna itu menghimbau kepada orang tua di Kota Kendari agar senantiasa menjaga anak-anaknya dengan baik. Termasuk mengentrol waktu anak-anaknya bermain handphone. 

“Pengaruh handphone dan media sosial sangat rengan menjerumuskan anak-anak ke hal-hal negatif. Para orang tua harus serius memperhetikan hal ini,” tandas Fitryadi. (kn).

Tinggalkan Balasan