oleh

Sampah dan Lumpur ‘Biang Kerok’ Banjir

KENDARINEWS.COM–Cauca semakin sulit diprediksi. Beberapa hari lalu, Kendari diguyur hujan lebat, mengakibatkan beberapa titik terjadi banjir dan genangan. Atas dasar itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari melakukan siaga bencana.

Kepala BPBD Kota Kendari Paminuddin mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dan memantau prakiraan cuaca Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Di sisi lain, pihaknya turut berkoordinasi dengan TNI-Polri, Dinas PUPR, DLHK dan Damkar.

“Beberapa hari ini Kendari diguyur hujan yang menyebabkan beberapa titik terjadi genangan. Olehnya itu, kami dari BPBD bekerjasama dengan Dinas PUPR dan DLHK kota Kendari turun langsung ke lapangan untuk mengecek apa yang menyebabkan genangan itu terjadi,” ujarnya, Jumat (23/9).

Lanjutnya, ada beberapa titik yang menjadi pusat perhatian. Salah satunya di kelurahan Bende tepatnya di belakang Trans Studio yang sementara dibangun dan perumahan Tumbu (korumba). Setelah dilakukan pengecekan di lapangan. Ternyata adanya sedimentasi yang terjadi di got atau aliran air sehingga mengalami penyumbatan.

“Dari hasil koordinasi, Dinas PUPR akan membuat beberapa saluran drainase untuk memperlancar jalannya air. Yang membuat sulit itu akses untuk masuk ke perumahan Tumbu sebab tidak bisa masuk alat besar membersihkan sedimentasi. Oleh karena itu, pekan depan kita akan kerja bakti bekerja sama dengan masyarakat sekitar dengan menggunakan alat manual saja,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kendari Erlis Sadya Kencana mengungkapkan hujan beberapa hari kemarin itu membuat beberapa rumah tergenang air. Hanya saja, genangannya tidak berlangsung lama. “Kita sudah melihat beberapa titik yang terjadi genangan air. Itu diakibatkan adanya sampah bercampur dengan lumpur sehingga terjadi penyumbatan. Olehnya itu air tidak mengalir ke got, jadi kita buatkan solusi untuk dibersihkan dan ada beberapa yang akan dibuatkan drainase,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat sering membersihkan selokan yang ada di depan rumahnya. Pasalnya, penumpukan sampah menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan air. “Kalau gotnya bersih atau tidak ada sumbatan lain, maka airnya akan jalan dengan lancar,” ujarnya. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan