oleh

Hari Keenam, Pencarian Nelayan Hilang di Pulau Lelemo Masih Nihil

KENDARINEWS.COM–Memasuki hari keenam, operasi pencarian nelayan bernama La Ode Zaeru (58) belum menemui titik terang. Tim gabungan SAR terus menyusuri perairan tanjung Lelemo yang diduga sebagai lokasi menghilangnya korban. Cuaca yang kurang bersahabat menjadi kendala dalam proses pencarian.

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi mengatakan penelusuran nelayan bernama La Ode Zaeru belum membuahkan hasil signifikan. Hingga kini, belum ada tanda-tanda yang mengarah atau potensi korban bakal ditemukan. Satu-satunya petunjuk awal yakni ditemukan perahu korban saat hari pertama dinyatakan hilang.

“Hilangnya di perairan tanjung Lelemo. Perahu korban ditemukan dalam kondisi tak berawak. Hingga memasuki hari kelima tak juga ada tanda-tanda keberadaan korban. Bahkan masyarakat setempat telah menempuh cara pencarian dengan cara menyelam ke laut, namun hasilnya tetap nihil,” kata Wahyudi, Kamis (4/8).

Di satu sisi kata dia, pencarian terhadap korban menemui kendala cuaca ekstrim. Angin bertiup kencang dan ombak keras menyebabkan tim personel mengalami kesulitan memonitoring keberadaan korban saat menyisir perairan tanjung Lelemo. “Kecepatan angin mencapai 2 hingga 15 knot. Sementara gelombang air laut mencapai 1,25 meter,” ujar Wahyudi.

Merujuk Standar Operasional Prosedur atau SOP, proses pencarian akan ditutup paska hari ke 7 tak membuahkan hasil positif. Meski demikian, pencarian kembali bisa dilakukan, jika terdapat tanda-tanda baru keberadaan korban.

Diketahui, korban hilang berawal ketika pergi memancing seorang diri menggunakan longboat pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 09.30 Wita. Sekitar pukul 12.00 Wita, longboat milik korban ditemukan kapal yang melintas dalam keadaan kosong tanpa keberadaan korban. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan