oleh

USN Mencari Rektor

KENDARINEWS.COM–Perebutan kursi Rektor Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka berlanjut. Tiga calon rektor bakal bersaing pada tahap selanjutnya. Tiga nama calon Rektor USN periode 2022-2026 itu adalah Prof.Ruslin Hadanu, Dr.Nur Ihsan, dan Dr.Jabalnur.

Sidang terbuka Senat USN Kolaka menetapkan ketiganya sebagai calon rektor (Carek) setelah bersaing untuk memerebutkan suara 21 senat. Sedangkan Dr.Rosnawintang “terpental” dari bursa penyaringan.

Sebelum pemungutan suara, terlebih dahulu empat balon rektor tersebut mengikuti sidang terbuka senat. Dalam kegiatan yang digelar di Auditorium, keempat bakal calon rektor melakukan pencabutan nomor urut dan dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi di hadapan senat dan perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Setelah itu, dilanjutkan dengan sidang tertutup dengan agenda pemungutan suara.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor USN Kolaka, Dr.Yahyanto mengungkapkan, pemungutan suara bertujuan untuk menentukan tiga besar calon rektor. Pemungutan suara tersebut dilakukan sebanyak dua kali.

“Tahap pertama itu, dari 21 suara senat Ruslin meraih suara terbanyak yaitu 15 suara dan Nur Ihsan di urutan kedua dengan 5 suara. Satu suara batal. Sedangkan Jabalnur dan Rosnawintang masing-masing 0 suara,” ujar Yahyanto, Jumat (24/6), kemarin.

Lanjut Yahyanto, berdasarkan aturan, jika ada dua kandidat yang jumlah suaranya sama maka untuk menetapkan tiga besar harus diadakan pemilihan tahap dua antar kedua bakal calon tersebut. “Hasil pemilihan tahap dua itu Jabalnur 16 suara, Rosnawintang 4 suara, dan 1 suara abstain. Sehingga Jabalnur berhasil melangkah ke tahap selanjutnya bersama Ruslin Hadanu dan Nur Ihsan,” jelasnya.

Yahyanto mengatakan, pihaknya akan melaporkan berita acara hasil sidang Senat USN dalam pemilihan tiga besar itu ke Kemendikbud Ristek di Jakarta. Selanjutnya, kata dia, Senat USN akan menunggu informasi dari Kemendikbud Ristek terkait waktu pemilihan penyaringan tahap kedua.

“Pada tahap kedua nanti, Senat USN akan kembali melakukan pemilihan bersama Kemendikbud Ristek yang memiliki hak suara 35 persen dari 21 anggota senat USN. Kita akan menunggu selama satu minggu, apakah Kementerian akan melakukan pemilihan dalam satu minggu ke depan atau tidak,” ujar Dekan Fakultas Hukum USN Kolaka itu. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan