KENDARINEWS.COM–– Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti kegiatan Pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kolaka Musim Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Pemerintah Kabupaten Kolaka di Islamic Center, Senin (11/05).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka, Amri, itu menjadi momentum doa bersama sekaligus bentuk dukungan pemerintah daerah kepada 431 jamaah calon haji yang akan berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Amri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang tahun ini mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah SWT. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan suci yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi perjalanan spiritual yang memerlukan kesabaran, keikhlasan, serta niat yang lurus demi meraih ridha Allah SWT,” ujar Amri.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Kolaka, jumlah JCH tahun 1447 H/2026 M tercatat sebanyak 431 orang, terdiri dari 154 jamaah laki-laki dan 277 jamaah perempuan. Jamaah berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kolaka.Kecamatan Samaturu menjadi penyumbang jamaah terbanyak dengan 82 orang, disusul Kecamatan Pomalaa sebanyak 81 orang, Kecamatan Latambaga 80 orang, dan Kecamatan Kolaka sebanyak 77 orang.
Rencananya, JCH asal Kabupaten Kolaka akan mulai diberangkatkan ke Embarkasi Makassar pada 14 Mei 2026 melalui Bandara Sangia Nibandera Kolaka.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Amri juga menyampaikan rasa bangga kepada jamaah tertua, Andi Suaib Bin Andi Nippi asal Kecamatan Pomalaa yang berusia 89 tahun. Sementara jamaah termuda tercatat atas nama Nur Azizah Binti Aris Dg Situju asal Oko-Oko Pomalaa yang masih berusia 17 tahun.
Tak hanya melepas keberangkatan jamaah, Pemerintah Kabupaten Kolaka juga menunjukkan komitmennya dalam membantu meringankan beban para calon haji. Pemkab Kolaka mengalokasikan bantuan biaya transportasi jamaah dari daerah asal menuju embarkasi hingga kembali ke daerah.
Bantuan tersebut meliputi biaya pengangkutan barang, transportasi mobil DAMRI di Makassar, hingga biaya pemeriksaan X-Ray pada setiap penerbangan jamaah.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan jamaah bisa berangkat dengan nyaman dan tenang,” kata Amri.
Ia juga mengingatkan seluruh jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, jamaah diminta menjaga nama baik daerah dan menunjukkan sikap santun selama berada di Arab Saudi.
Bupati Amri berharap seluruh jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur. (zul)









































