oleh

Safari Jurnalistik Kendari Pos, Menjejak Baubau dan Buton

KENDARINEWS.COM–Tim Safari Jurnalistik yang dipimpin Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin terus bergerak. Kali ini menjejak Tanah Wolio, Kabupaten Buton dan Kota Baubau. Di Buton, Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin dan rombongan berdiskusi dengan Bupati Buton La Bakry. Begitu pula di Kota Baubau, Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin diterima Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse.

Dari diskusi yang terbangun, plus amatan tim safari jurnalistik mengunjungi dua wilayah itu, maka eksistensi Buton dan Baubau berada di tangan yang tepat. Yakni tangan Bupati Buton La Bakry dan Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse yang karib disapa Moni. Laju pembangunan bergerak dinamis dan berkembang.

Bupati La Bakry akan memungkasi pengabdiannya sebagai pucuk pimpinan di Pemkab Buton pada 22 Agustus 2022. Di akhir masa jabatannya itu, Bupati La Bakry akan menggelar expo (pameran) yang didesain spektakuler. Expo itu akan menyajikan karya-karya pembangunan Bupati La Bakry selama lima tahun memimpin Kabupaten Buton.

Rencananya, expo akan digelar jelang hari kemerdekaan RI 17 Agustus 2022. “Satu minggu kita akan gelar expo. Puncaknya pada 17 Agustus. Expo itumenampilkan hasil pembangunan kami selama lima tahun,” kata Bupati La Bakry saat menerima kunjungan Direktur Kendari Pos, Irwan Zainuddin yang didampingi Pemred, Inong Saputra, Manajer Iklan Awal Nurjadin, Manajer Sirkulasi Resmin dan Manajer Personalia Aser Rerung, Rabu (22/6), kemarin.

Perayaan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus akan dipusatkan di alun-alun Takawa. Masyarakat Buton akan diundang secara terbuka menghadiri, meramaikan dan menyukseskan acara tersebut. “Kita undang 83 desa, kelurahan dan kecamatan. Nanti ada pameran di Takawa itu,” ujar Bupati La Bakry.

Expo Sebagai Bentuk Pertanggungjawaban

Capaian program kerja Pemkab Buton dalam kendali Bupati La Bakry dan Wakil Bupati Iis Elianti akan diperlihatkan kepada masyarakat. Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, infrastruktur, IKM, sosial hingga pertanian dan perikanan.

Sektor itu adalah program unggulan Pemkab Buton yang sudah dituangkan dalam penjabaran visi dan misi “Menuju Buton Sebagai Kawasan Bisnis dan Budaya Terdepan”.

“Dalam expo itu nantinya akan terlihat sejauh mana sektor-sektor yang sudah kita bangun. Start dari mana, target kita dimana dan capaian kita sudah posisi di mana,” jelas Bupati La Bakry.

Bupati La Bakry mengatakan expo itu merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Kabupaten Buton yang sudah memberikan amanah kepadanya dalam Pilkada 2017. “Ini tahun terakhir saya menjabat. Apa-apa yang sudah kami lakukan perlu diperlihatkan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban,” tuturnya.

Bupati Buton La bakry (kanan) Menerima Cendera Mata dari Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin (kiri) dalam kunjungan tim Safari Jurnalistik Kendari Pos di Buton, Rabu (22/6).

4 Juli, HUT ke-63 Buton

Selain itu, Kabupaten Buton juga akan merayakan hari jadinya yang ke 63 tahun sebagai daerah otonom pada 4 Juli 2022. Di momentum bersejarah itu akan dirayakan pertama kali. Sebab selama ini, Pemkab Buton hanya merayakan hari jadi
Pasarwajo yang diperingati setiap 10 Juni. Kali ini, Hari Ulang Tahun (HUT) ibu kota kabupaten Pasarwajo dan HUT Kabupaten Buton akan dirayakan bersamaan pada 4 Juli.

“Selama ini, kami kita hanya peringati hari jadi Pasarwajo, akhirnya yang berpartisipasi hanya masyarakat di kecamatan ini saja. Nah, saat ini kami bersama DPRD sudah tetapkan HUT Kabupaten pada 4 Juli. Rujukannya pada saat diundangkan tahun 1959. Jadi Kabupaten Buton berusia 63 tahun pada 4 Juli,” papar Bupati La Bakry.

Mendengar paparan bupati, Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin mendukung adanya expo pembangunan Pemkab Buton. Kendari Pos siap mengawal suksesnya acara expo itu. Seperti komitmen yang sudah terbangun selama ini, bahwa Kendari Pos akan mendukung pembangunan daerah sesuai perannya di sektor pemberitaan.

“In Sya Allah, Kendari Pos akan terus mengawal pemberitaan. Kalau perlu setiap hari,”ujarnya.

Wali Kota Moni Merakyat, Getol Blusukan

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse dikenal sosok merakyat. Saat bertemu masyarakat ketika blusukan, wali kota yang karib disapa Moni itu, tak menggunakan protokoler ketat layaknya seorang kepala daerah. Ia tak membawa patwal ataupun ajudan. Bagi dia, masyarakat Baubau adalah kerabat, dan aman untuk jalan sendiri.

“Kalau jalan, kadang-kadang ajudan saya suruh pulang istirahat. Saya jalan sendiri. Masyarakat juga lebih nyaman, lebih luwes dan santai ngomong kalau ketemu saya,” ujarnya saat berbincang dengan Direktur Kendari Pos, Irwan Zainuddin, bersama rombongan tim Safari Jurnalistik Kendari Pos, Rabu, malam.

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (kanan) Menerima Cendera Mata dari Direktur Kendari Pos, Irwan Zainuddin (kiri) dalam kunjungan tim Safari Jurnalistik Kendari Pos ke Kota Baubau, Rabu (22/6)

Wali Kota Moni, mengakui ada tantangan besar yang akan dihadapi ke depan, dalam hal penataan kota dan pelayanan masyarakat. Sehingga kebijakan yang diambil pun harus tepat sasaran dan tidak melanggar aturan.

Bagi politisi PDIP yang karib disapa Moni itu, wali kota bukan hanya milik satu golongan tertentu, melainkan milik seluruh warga Kota Baubau. Untuk itu, Wali Kota Moni memegang teguh motto “Melayani Tanpa Sekat” dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai pimpinan di pemerintahan Kota Baubau.

Wali Kota Moni tak mau hanya duduk dan menunggu laporan jajarannya. Baginya, informasi lebih valid itu datang dari sumber masalahnya. Tak heran jika Baubau 1 itu getol blusukan di masyarakat. Entah itu di pasar tradisional, di lapangan sepak bola, di panggung ekspresi anak muda atau di sawah-sawah petani ketimbang di duduk manis kantornya.

“Kami datang langsung melihat dan mendengar. Ini akan memudahkan kami mengambil langkah solutif baik jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya saat diskusi dengan Direktur Kendari Pos, Irwan Zainuddin bersama rombongan.

Dalam memenuhi harapan besar masyarakat kepada Pemkot Baubau, Wali Kota Moni menyadari masyarakat butuh pemimpin yang tak berjarak dengan mereka. Kantor bisa saja menjadi sekat bagi mereka yang beraktivitas di pasar atau di kebun. Sehingga akan lebih tepat menjemput aspirasi itu secara langsung.

“Saya punya agenda rutin, setiap malam Jumat, kalau tidak keluar daerah, saya akan ‘Ngopi’ mendengarkan aspirasi dari berbagai komunitas. Mereka butuh ruang dan kami hadir untuk memberi ruang ekspresi untuk semua komunitas,” kata Wali Kota Moni.

Bagi Wali Kota, begitulah hakekat pelayanan tanpa sekat, yang harus ada di setiap pribadi aparatur pemerintah. Pemerintah benar-benar hadir mendengar dan membuat kebijakan yang solutif serta merangkul semua kalangan.

Butuh Dukungan Media Massa

Dalam jamuan hangat makan malam di rumah dinasnya, Wali Kota Baubau, Moni
mengulas arah pembangunan Kota Baubau dan kemitraannya dengan media khususnya Kendari Pos.

Wali Kota Moni mengaku saat ini baru menata pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat. Diakuinya peran media massa sangat penting. Bahkan sejauh ini, ia sudah menjadi pembaca setia Kendari Pos. “Dan saya belum pernah melihat ada pemberitaan miring tentang Kota Baubau. Meskipun itu tidak berarti bahwa pelayanan kita beres semua. Jelas masih ada dan mungkin banyak kekurangan. Itulah yang sedang saya evaluasi saat ini,” ujarnya saat bicara soal gaya kepemimpinannya itu kepada Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin.

Wali Kota Moni menerangkan, mendatangi langsung masyarakat bukan hanya untuk mendengarkan masalah mereka, tetapi mendapatkan info akurat tentang kinerja aparaturnya. Moni sering membagi nomor teleponnya ke warga. “Kalau ada yang salah, langsung laporkan disertai bukti-bukti. PDAM kemarin saya kasih gitu, makanya langsung ada perbaikan, kalau tidak, direkturnya saya eksekusi. Saya tak main-main kalau soal pelayanan,” tegasnya.

Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin memuji gaya kepemimpinan Wali Kota Moni yang dinilainya sangat berbeda. Selama ini birokrasi identik dengan urusan formal. Namun cara “melayani tanpa sekat” yang ditunaikan Wali Kota Moni terbilang unik dan sukses memberi warna baru bagi masyarakat Kota Baubau yang begitu mudah menemui pemimpinnya. “Karena mungkin basicnya aktivis sehingga lebih mudah ditemui dan memasyarakat,” ujarnya.

Direktur Irwan Zainuddin menegaskan Kendari Pos sebagai media pertama dan terbesar di Sultra siap membangun kerja sama yang lebih intens dengan Pemkot Baubau.

Promosi produk kebijakan dan pembangunan tentu akan lebih efektif dilakukan melalui media Kendari Pos. “Insya Allah, Kendari Pos adalah mitra yang siap mempromosikan semua hal tentang daerah Baubau dan hasil pembangunan yang digencarkan Wali Kota Baubau,” ungkap Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin. (KN)

Komentar

Tinggalkan Balasan