oleh

Pemkab Koltim Porsikan Anggaran Penanggulangan Malnutrisi


KENDARINEWS.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) dalam hal ini Pj. Bupati, H. Sulwan Aboenawas memastikan, anggaran untuk penanggulangan stunting akibat malnutrisi tersebut akan dimasukkan setiap saat dalam APBD.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut mengatakan, prevalensi stunting di Koltim mencapai 23 persen atau terendah dari 17 kabupaten dan kota. Meski demikian, Pemkab akan berupaya menekan hingga 9 persen. Agar pada tahun 2024 bisa sampai 14 persen, sesuai target nasional.

Sulwan Aboenawas berharap, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya instansi teknis, camat, lurah dan desa, bisa berkolaborasi untuk penanggulangan stunting. Apalagi saat ini masih masa pandemi Covid-19, perlu ada semangat yang kuat membantu Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk menyukseskan program tersebut. “Saya minta OPD memetakan anggaran penanggulangan stunting. Program apa saja yang belum berjalan dan intervensi gizi spesifik, kesehatan serta air bersih, sanitasi. Ego sektoral tidak boleh lagi ada,” tegas Sulwan, Selasa (17/5).

Ia meminta Kepala OPD bisa mengusulkan anggaran penanggulangan stunting pada APBD perubahan 2022 dan anggaran tahun 2023. “Saya pastikan OPD bisa mendapatkan anggaran untuk penurunan stunting, supaya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Ibu hamil dan pasangan usia subur harus mendapat perhatian dan terpantau kondisinya untuk pencegahan stunting pada anak sejak dini,” tandasnya. (kus/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan