Borgol Penikmat Proyek Air Minum, Kejari Buton Selamatkan Duit Negara Rp 3 Miliar Lebih

KENDARINEWS.COM– Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Busel TT hanya bisa pasrah. Itu setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buton.

Tersangka TT diduga kuat ikut ‘bermain’ dan menikmati duit negara dalam proyek pembangunan air bersih dan pengadaan sambungan rumah (SR)

Kepala Kejaksaan Negeri Buton, Ledrik VM Takaendengan mengatakan, penetapan tersangka baru sudah melalui proses pengembangan kasus dan pemeriksaan 17 saksi. Ir. TT diduga kuat juga ikut menikmati uang hasil korupsi dalam kegiatan pembangunan air bersih dan pengadaan sambungan rumah (SR) yang bersumber dari dana penyertaan modal Kabupaten Buteng tahun anggaran 2020. Ir. TT kebagian uang hasil korupsi sebesar Rp 300 juta.

“Tersangka baru, Ir TT yang saat ini menjabat sebagai Plt Direktur PDAM Busel ikut menikmati sebesar Rp 300 juta dan baru mengembalikan Rp 100 juta. Masih tersisa Rp 200 juta lagi,” kata Ledrik Takaendengan.

Katanya kasus Perumda PDAM Buteng telah merugikan negara sebesar Rp 3,2 miliar. Dari para tersangka Kejari Buton sudah menerima uang pengembalian sebanyak Rp 3.071.000.000 dari total kerugian negara sebesar Rp 3.279.373.536.

Barang bukti tersebut dititip pada Rekening RPL Kejaksaan Negeri  Buton di BRI Unit Pasarwajo. Selain menyelamatkan uang negara, Kejari Buton juga menyita 1 unit mobil Rush sebagai aset hasil korupsi.

Ledrik juga menegaskan, akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus itu. Sehingga masih dimungkinkan adanya tersangka baru. (kn)

Tinggalkan Balasan