Cabai Rawit jadi Salah Satu Pemicu Inflasi Sultra Periode Maret 2022

KENDARINEWS.COM — Kenaikan harga cabai rawit sejak Maret lalu rupanya mempengaruhi indeks harga konsumen (IHK)/Inflasi Sultra. Berdasarkan hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS), komoditas cabai rawit menjadi salah satu pemicu inflasi Sultra pada Periode Maret 2022 yang tercatat sebesar 0,17 persen.

Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti mengungkapkan, komoditas cabai rawit turut andil menyumbangkan inflasi sebesar 0,04 persen. “Harganya mengalami kenaikan sehingga memicu inflasi khususnya dari kelompok makanan dan minuman,” kata Agnes, kemarin.

Selain cabai rawit, komoditas lainnya yang memicu inflasi di Sultra yakni minyak goreng sebesar 0,03 persen, serta bawang merah, cabai merah, beras, daging ayam ras dan tempe masing-masing 0,02 persen. Meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan, kata Agnes, inflasi Sultra masih dalam kategori terkendali sehingga masyarakat diminta untuk tetap tenang dan berbelanja kebutuhan pangan sesuai dengan keperluan.

Sekedar informasi, harga cabai rawit pada Maret 2022 tercatat sebesar Rp 51 ribu/kg atau mengalami kenaikan dari harga normal sekira Rp 40 ribu/kg. Kenaikan harga terjadi pada komoditas minyak goreng yang sudah dibanderol Rp 45 ribu/liter dari sebelumnya hanya Rp 14 ribu/liter. (b/ags)

Tinggalkan Balasan