oleh

Waduh, Ini Penyebab BPNT Tidak Tersalurkan 100 Persen

KENDARINEWS.COM — Data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) harus diverifikasi ulang. Tidak tersalurkannya BPNT disebabkan data yang tidak valid. Pasalnya, masih ada penerima yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), meninggal dan penerima yang tidak diketahui keberadaannya.

Kepala Dinas Sosial, Abdul Rauf mengakui data penerima BNPT ada yang salah sasaran. Makanya, ada sekitar 865 Keluarga Penerima Manfaat yang belum tersalurkan. Setelah ditelusuri, ada empat hal penyebabnya yaitu penerimanya sudah meninggal dunia, pindah alamat, berstatus ASN dan tidak diketahui keberadaannya (fiktif).

“Kami sudah sampaikan kepada Lurah agar mendata warganya yang belum datang mengambil bantuannya. Sudah ada format alasannya untuk kemudian kita teruskan ke Kantor Pos Indonesia dan di laporkan ke Kementerian Sosial,” ungkap Abdul Rauf.

Kepala Dinsos Kendari, Abdul Rauf

Mantan Kabag Kesra Pemkot Kendari ini menambahkan, secara umum progres penyaluran di Kendari sudah maksimal. Pasalnya per 17 Maret, pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada sekira 15.069 (94,59 persen) dari 15.995 KPM di Kota Kendari. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Semua bekerja mulai dari pilar-pilar sosial di tingkat Kelurahan hingga Dinsos semua bergerak. Sukses ini juga tak lepas dari dukungan pak Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir,” ungkap Abdul Rauf. (ags)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed