oleh

Pordi Sultra dan Pengda Dilantik 14 Maret

-Uncategorized-134 Dilihat


KENDARINEWS.COM — Domino bukan lagi sekadar permainan hiburan semata. Kini, domino dimaklumatkan menjadi bagian dari olahraga. Bahkan olahraga domino punya wadah resmi. Namanya, Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi). Komposisi pengurusnya sudah terbentuk. Dari pusat hingga ke desa-desa. Di Sultra, pengurus provinsi (pengprov) dan pengurus daerah (Pengda) periode 2022-2026 bakal dilantik 14 Maret nanti.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordi Sultra, Kombes Pol (Purn) Sarifuddin, mengatakan Pengurus Besar (PB) Pordi sedang berjuang agar domino masuk dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), sebagai salah satu olahraga yang pertandingkan. “Ketika Pordi diterima masuk PON, sudah pasti dipertandingkan juga di level Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Setelah pelantikan pengurus Pengprov dan pengurus daerah (Pengda) kami bersama PB akan berjuang untuk meloloskan domino dilombakan di PON,” ujar Sarifuddin, Jumat (11/3), kemarin.

Owner Warkop Radja itu menegaskan syarat agar domino masuk di PON adalah terpenuhinya 50 persen plus 1 pengurus provinsi se Indonesia. Syarat lainnya adalah intensitas penyelenggaraan lomba atau liga domino. “Saat ini, sudah 20 Pengprov yang terbentuk dari 34 provinsi,” ungkap Sarifuddin.

Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) sudah terbentuk di Sultra. Ketua Pengprov Pordi Sultra, Kombes Pol (Purn) Sarifuddin (kiri) menjelaskan pelantikan pengurus Pordi digelar Senin (14/3). Tampak Ketua Panitia Pelantikan, Sukma Kutana (kanan) saat konferensi pers, Jumat (11/3) kemarin. KAMALUDDIN / KENDARI NEWS

Sarifuddin menjelaskan setelah dilantik Senin 14 Maret 2022, Pengprov dan Pengda Pordi segera menggelar lomba domino. Hal itu sebagai salah satu kontribusi Pengprov Sultra dan Pengda agar domino segera masuk PON. “Misalnya melalui pagelaran liga-liga. Baik level provinsi, kabupaten/kota hingga desa-desa,” jelas Sarifuddin.

Menurutnya, Pengprov Pordi Sultra dan Pengda Pordi 14 kabupaten dan kota sudah terbentuk. “Yang belum terbentuk di Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara dan Konawe Kepulauan. Tapi saya yakin dalam satu atau dua hari ini, komposisinya segera terbentuk. Teman-teman di daerah sedang menyusunnya,” imbuh Sarifuddin.

Sarifuddin menjelaskan tidak lebih satu bulan, Pengprov Pordi Sultra dan Pengda sudah terbentuk di kabupaten/kota. Sebab, animo masyarakat terhadap olahraga ini sangat luar biasa. “Ini organisasi luar biasa dan harus dikelola profesional. Olahraga domino ini sesungguhnya permainan rakyat dan merakyat sehingga harus ada organisasi untuk meraih prestasi dan pembinaan atlet,” tuturnya.

Domino selama ini dianggap sarana judi. Sehingga dengan adanya wadah seperti Pordi, maka diyakini akan merubah mindset itu. Selain itu, kegemaran masyarakat main domino mesti diwadahi dalam organisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Pengprov Pordi Sultra dan Pengda, Sukma Kutana mengatakan pelantikan akan dilakukan Ketua Umum PB Pordi, Andi Jamaro Dulung di Same Hotel, 14 Maret nanti. Sejauh ini, persiapan teknisnya sekira 95 persen. “Pelantikan menerapkan prokes Covid-19 dan kami sudah dapat izin dari Polda dan Satgas Covid-19 Sultra,” ujar Sukma Kutana.

Total pengurus dari provinsi, kabupaten/kota hingga kelurahan/desa sekira 106.583 orang. “Kami optimistis sebelum tiba pelantikan, pengda Pordi sudah terbentuk semua,” ungkap Sukma Kutana. (kam/b)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed