Puluhan Hektare Sawah di Koala Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen


KENDARINEWS.COM — Luapan sungai di Watubangga baru-baru ini, tak hanya merendam sejumlah rumah warga pada tiga kecamatan pada bagian Selatan Kabupaten Kolaka. Puluhan hektare sawah juga ikut terendam dan tanamannya rusak. Koordinator Pengamat Hama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka, Muhammad Tahir, mengungkapkan, pendataan luasan sawah yang terendam dan rusak hingga saat ini masih berlangsung. Pihaknya memang belum dapat menyebutkan secara pasti berapa luasan sawah di wilayah yang terkena dampak banjir tersebut dan gagal panen. Namun, ia memastikan, dapat mencapai puluhan hektare.

Salah satu areal persawahan di Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga yang digenangi banjir. Pemerintah sedang melakukan pendataan untuk mengetahui luasan sawah yang tanamannya mengaami kerusakan.

“Di Desa Lalonglolosua, Kecamatan Tanggetada saja itu ada 30 hektare terendam. Tapi yang terendam itu belum dipastikan rusak, karena hingga saat ini masih tergenang air. Jadi nanti sudah surut airnya baru dapat kita tahu rusak atau tidak,” ujarnya, Selasa (8/3). Tahir mengatakan, data luasan tanaman padi yang rusak baru dapat diketahui setelah pendataan tuntas sekitar dua atau tiga hari ke depan. Untuk tanaman yang warga rusak akan diusulkan agar mendapat bantuan.

“Berdasarkan pengalaman, kalau ada tanaman padi yang rusak karena bencana, maka itu dilaporkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov). Setelah itu Pemprov akan mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar petani diberi bantuan. Biasanya diberikan berupa bibit, karena di pusat itu ada cadangan benih nasional. Itulah yang diminta untuk diberikan kepada petani yang tanamannya rusak tersebut,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kolaka pada Senin (7/3) lalu, sungai di Kecamatan Watubangga meluap dan merendam Kecamatan Tanggetada, Watubangga dan Polinggona. (b/fad)

Tinggalkan Balasan