Dari Lima Laporan Perselisihan Industrial, Dua Kasus Dinyatakan Selesai

KENDARINEWS.COM — Kasus perselisihan hubungan industrial berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kapan saja bisa terjadi. Apalagi di saat kondisi ekonomi belum stabil akibat pandemi covid-19. Tahun 2022, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Kendari telah menerima lima laporan

Kabid Perselisihan Bidang Industrial dan Jamsostek Disnakerperin Kota Kendari Susianti Hafid mengungkapkan lima laporan perselisihan hubungan industrial yang diterima dua diantaranya telah diselesaikan.

SUSIANTI HAFID

“Khusus tahun 2022, per 8 Maret sebanyak 5 kasus. Sebanyak 2 kasus sudah tuntas sementara 3 masih diproses. Kami berharap bisa mencapai kesepatan bersama,” ungkap Susianti Hafid.

Susianti tak menampik jika dalam sebuah perusahaan perselisihan antara manager dan pekerja berpotensi terjadi. Hanya saja, ia berharap persoalannya bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan kekeluargaan sehingga tidak ada pihaknya yang merasa dirugikan.

Sepanjang 2021, pihaknya telah menerima 27 laporan perselisihan hubungan industrial. Rinciannya, 9 kasus telah diselesaikan berdasarakan perjanjian bersama, 4 kasus laporannya ditarik, dan sisanya sekira 14 kasus tuntas setelah dimediasi. (b/ags)

Tinggalkan Balasan