Empat Pasar di Koltim Perlu Penataan


KENDARINEWS.COM — Penataan empat pasar di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dianggap belum maksimal seperti sentra perkulakan lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Makanya, pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM terus mengusulkan untuk penataan area pasar maupun melengkapi sarana prasarana yang ada. Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Koltim, Haris Silondae, mengaku, fasilitas yang disediakan pada beberapa pasar di Bumi Sorume memang belum maksimal. Perlu penataan yang lebih baik seperti pada kawasan parkiran, zona pedagang kaki lima serta menjamin ketersedian air bersih.

Haris Silondae

“Pasar Penanggo Jaya, Ladongi, Rate-Rate dan di Poni-Poniki harus segera ditata lebih baik, termasuk melengkapi sarana dan prasarana yang belum ada, layaknya pasar modern. Pasar Penanggo Jaya juga memang belum difungsikan sampai saat ini, tetapi pengelolaan pasar ada pada domain Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah,” jelas Haris Silondae, Selasa (22/2). Menurutnya, Disperindagkop dan UKM hanya menyediakan fasilitas yang ada di dalam pasar. Pengelolaannya diserahkan pada bagian pengutipan pendapatan asli daerah (PAD).

Haris mengatakan, empat pasar besar di Koltim itu merupakan sentra ekonomi daerah yang banyak dikunjungi masyarakat. “Kalau fasilitasnya lengkap, maka penarikan retribusi PAD akan maksimal. Memang setiap kali perubahan anggaran selalu kita usulkan karena merupakan skala prioritas. Seperti penataan Pasar Ladongi, ketersediaan air bersih di Pasar Penanggo Jaya, penataan Pasar Rate-Rate dan pembersihan di Pasar Poni-Poniki. Tapi usulan kami selalu ditolak. Meski begitu, kami terus usulkan tiap tahun,” tutup Haris. (c/kus)

Tinggalkan Balasan