Cegah Covid-19 Lewat Germas, Sekot Ajak Masyarakat Lakukan Aktifitas Fisik

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Banyak cara yang dilakukan Pemkot Kendari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan menggalakan Gerakan Hidup Sehat (Germas) di tengah masyarakat. Upaya itu diyakini mampu mencegah penularan wabah yang menyerang sistem pernapasan itu.

Nahwa Umar

Sekot Kendari, Nahwa Umar mengatakan ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan masyarakat agar tidak terpapar virus corona seperti melakukan aktifitas fisik (perenggangan) minimal 20 menit setiap hari, mengkonsumsi makan bergizi, mematuhi protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas), serta mensukseskan program vaksinasi.

“Upaya ini penting dilakukan masyarakat agar membiasakan diri untuk berperilaku hodup bersih dan sehat. Juga tetap mematuhi protokol kesehata agar kita bisa terhindar dari resiko penularan Covid-19,” kata Nahwa Umar usai membuka Pertemuan Forum Diskusi Germas Tingkat Kota Kendari, di Hotel Claro, kemarin.

Di sisi lain, Nahwa mengapresiasi peran Dinas Kesehatan dan seluruj elemen terkait yang tergabung dalam forum komunikasi germas Kendari yang telah menggalakkan germas seperti yang diatur dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang germas serta sudah tertuang dalam Instruksi Walikota Kendari Nomor 641 tahun 2020 tentang peningkatan pelaksanaan germas.

“Dalam pelaksanaannya, seluruh elemen dinilai berhasil melaksanakan germas. Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan demi mewujudkan masyarakat Kota Kendari yang sehat,” kata Nahwa Umar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Kendari, drg.Rahminingrum mengaku terus menggalakan germas ditengah masyarkat. Buktinya saat ini pihaknya tengan membentuk 11 kampung germas di Kendari. Hadirnya kampung germas dapat mengedukasi dan memberdayakan masyarakat sehingga bisa menjadi stimulan atau pelopor gerakan hidup sehat mulai ditingkat keluarga, RT, RW, Kelurahan bahkan ditingkat kecamatan.

Selain itu, melalui forum germas, pihaknya juga sukses melaksanakan kegiatan germas seperti mengajak masyarakat untuk melakukan aktifitas fisik (perenggangan) minimal 20 menit setiap hari dengan menciptakan gerakan senam mombesara. Pemenuhan gizi masyarakat juga diupayakan sehingga bisa meningkatkan imunitas tubuh masyarakat dan bisa terhindar dari Covid-19.

“Upaya-upaya itu terus kita galakkan. Apalagi dimasa pandemi ini, itu kian dimasifkan karena merupakan bagian dari upaya preventif, agar masyarakat bisa terhundar dari penularan Covid-19, agar kita bisa seger terbebas dari pandemi ini,” kata Rahminingrum. (b/ags)

Tinggalkan Balasan