Gelapkan Barang COD, Tiga Karyawan Jasa Ekspedisi Diamankan

KENDARINEWS.COM — Seiring perkembangan teknologi, masyarakat tak perlu keluar rumah untuk belanja. Cukup melalui ponsel, barang yang dibutuhkan bisa dipesan. Apalagi transaksi penjualan bisa menggunakan sistem COD atau bayar di tempat. Sayangnya, sistem ini kerap disalahgunakan baik penjual, pemesan maupun kurir.

Baru-baru ini, tim Resmob Polda Sultra berhasil mengungkap penggelapan barang COD dan pencurian barang pembeli melalui lapak online. Dari hasil operasi, Resmob Polda Sultra membekuk tiga orang karyawan Ninja Expres Kendari. Masing masing berinisial DW, IS dan LS. Ketiganya diamankan saat akan menjual barang yang digelapkan dan dicuri. Penangkapan dilakukan di dua tempat yang berbeda.

Tim Resmob Polda Sultra berhasil mengamankan tiga tersangka (depan) yang gelapkan barang COD pembeli di lapak online

“Satu pelaku diamankan di wilayah Unaaha, KKonawe saat akan menjual barang curiannya ke warga sekitar pukul 16.00 wita. Dua tersangka lainnya IS dan LS dibekuk di kantor Ninja Expres Wua-wua Kendari saat mengemasi barang kiriman, sekitar pukul 02.00 wita pagi. Ketiganya merupakan karyawan Ninja Expres Kendari yang beroprasi bagian gudang,” ujar AKP Ronald Aron Maramis, Kanit Resmob Polda Sultra kemarin.

Ronald menjelaskan, modus pelaku mengurangi barang si pembeli yang berbelanja di lapak online yakni Bukalapak, dan Tokopedia. Bahkan barang COD yang tidak sesuai pesanan si pembeli. Yang seharusnya di kembalikan ke Seler (penjual barang di lapak online, malah kembali digelapkan para pelaku.

“Para pelaku mengambil atau mengurangi barang pembeli yang di pesan melalui lapak online. Diantaranya handphone android, baju, jam tangan serta sepatu. Selain itu barang COD atau barang yang dibayar di tempat jika tidak sesuai pesanan si pembeli. Juga mereka gelapkan, seharusnya barang yang tidak sesuai si pembeli aturannyakan harus di kembalikan ke Seler,” Kata Ronald.

Dari hasil penangkapan ke tiga pelaku, Polisi berhasil mengamankan empat unit handphone android yang masih tersegel, belasan jam tangan ber merk luar negeri, dan beberapa sepatu kets dan baju kaos. “Saat ini ke tiga pelaku telah di tahan di rutan Polda Sultra guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya ketiga pelaku disangkakan melanggar pasal 374 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” pungkasnya. (ndi)

Tinggalkan Balasan