Polda Gelar Simulasi Pengamanan Bagi Jurnalis Saat Meliput Unjuk Rasa

KENDARINEWS.COM–Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara mengadakan simulasi, pengamanan bagi para jurnalis saat meliput unjuk rasa. Utamanya yang berisiko, mengarah ricuh atau anarkis. Melalui kegiatan yang berlangsung di Mako Polda Sultra ini, Polisi mengingatkan agar para jurnalis tetap aman saat bertugas meliput unjuk rasa, Kamis (27/5)

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pelatihan ini penting dilakukan. Tujuannya memberikan gambaran kepada awak media saat meliput unjuk rasa. Terlebih lagi jika unjuk rasa tersebut mengarah pada kerusuhan. “Karena insan pers sebagai mitra Polisi, maka penting bagi kami menjaga keharmonisan. Dalam pelatihan ini kawan kawan pers kita bekali gambaran, menjaga keselamatan apabila dalam unjuk rasa nanti terjadi chaos,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan kegiatan seperti ini, Polri dan Pers satu persepsi dalam menempatkan diri jika terjadi kerusuhan saat unjuk rasa. Saling menjaga satu sama lain. Agar awak media dapat memahami pola pengamanan unjuk rasa atau kerusuhan yang dilaksanakan oleh personel kepolisian, khususnya personel Dalmas dan Brimob Polda Sultra.

“Menegaskan komitmen Polda Sultra, tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis. Polisi dan Pers sama sama menjalankan tugasnya di lapangan,” ujarnya. (ndi)

Tinggalkan Balasan