PDAM Tirta Dharma Muna Bebaskan Biaya Rekening Air Selama Gangguan

Muna

KENDARIPOS.CO.ID– Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirta Dharma Muna harus bersabar. Layanan air bersih untuk sementara waktu di wilayah Kecamatan Lohia, Muna tidak dapat mengalir dengan lancar. Gangguan tersebut dipicu kerusakan mesin pompa di sumber mata air Motonuno. Sedikitnya lima desa akan terdampak gangguan tersebut.

Direktur PDAM Tirta Dharma Muna, Nur Hayat Fariki menerangkan pompa mata air Motonuno mengalami kerusakan sejak tanggal 17 Mei lalu. Sejak saat itu, pasokan air bersih tidak dapat dialirkan ke rumah pelanggan. Kerusakan itu disebabkan usia pompa yang telah uzur.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat Kecamatan Lohia khususnya yang selama ini dialiri air PDAM. Hal ini disebabkan masalah teknis yang tidak diduga,” jelasnya kemarin.

Yayat, sapaanya, menerangkan, sejak mendapat laporan adanya kerusakan tersebut, PDAM telah berusaha melakukan perbaikan. Namun demikian, perbaikan kerusakan pompa Motonuno membutuhkan komponen baru yang harus di datangkan dari Surabaya. Dengan begitu, ia memprediksi gangguan pelayanan dapat terjadi hingga satu bulan. “Kami berupaya percepat agar layanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dapat kembali normal secepatnya,” paparnya.

Dia menambahkan, sebagai kompensasi dari gangguan tersebut, PDAM kata Yayat, akan membebaskan pembayaran rekening air selama air tidak terdistribusi. Ia pun memastikan, gangguan tersebut diluar dugaan perusahaan. “Kami memberi kebijakan bebas biaya rekening air. Pelanggan cukup membayar biaya beban,” pungkasnya. (b/ode)

Tinggalkan Balasan