Kepala BKPSDM Koltim : Mudik dan Cuti Dilarang

Larangan mudik secara nasional akan mulai diberlakukan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melarang semua Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan mudik. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Koltim, Abraham, mengungkapkan, larangan mudik tersebut tertuang dalam surat edaran Bupati Koltim nomor 045/671/2021, tentang pembatasan bepergian keluar daerah, mudik dan cuti bagi ASN dalam masa pandemi Covid-19 di lingkup Pemkab.

“Seluruh ASN Koltim dilarang mudik sejak tanggal 6-17 Mei 2021. Ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di daerah. Pegawai Negeri Sipil Koltim tidak diperbolehkan mengajukan cuti selama larang tersebut. Kecuali bagi ibu yang melahirkan, sakit dan cuti karena alasan penting,” kata Abraham mengutip bunyi surat edaran bupati tersebut, Selasa (4/5).

Mantan Kepala DLH Koltim tersebut menambahkan, bagi ASN yang mendapat tugas di luar daerah karena kebutuhan mendesak, harus mendapat izin dari pembina kepegawaian daerah. Perjalanan itu juga tetap harus memerhatikan zonasi risiko penyebaran Covid-19, serta menerapkan protokol kesehatan ketat. “Bukan hanya PNS, tetapi juga honorer Pemkab Koltim dilarang mudik dan cuti selama masa tersebut. Bagi yang diketahui mudik, maka akan dikenakan sanksi tegas sesuai undang-undang yang berlaku,” ancam Abraham. (b/kus)

Tinggalkan Balasan