Bulog Sultra Jamin Keamanan Pangan, Dukung Produksi Beras Lokal

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Mewujudkan kedaulatan pangan nasional dan daerah bukan hanya tugas Bulog semata. Masyarakat termasuk media massa, dapat berkontribusi sesuai peran masing-masing. Bulog dan media massa dapat bersinergi menjadi pilar ketahanan pangan. Konsep itu yang didesain Bulog Kanwil Sultra dan Kendari Pos. Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sultra, Ermin Tora memastikan lembaga yang dipimpinnya berkomitmen menjamin keamanan pangan masyarakat di seluruh wilayah Sultra. Karena Perum Bulog Kanwil Sultra tersebar disemua Kabupaten/Kota. Masing-masing cabang Bulog Sultra bertanggung jawab atas wilayahnya. Terutama dalam menjaga kestabilan harga dasar gabah.

“Bulog berusaha untuk melindungi petani dari anjloknya harga pada musim panen. Dengan membeli kelebihan pasokan dalam jumlah besar, sehingga petani ketika menjual gabahnya akan mendapatkan harga minimal tidak di bawah Harga Dasar Gabah (HDG) yang ditetapkan,” ujar Ermin Tora saat berbincang dengan Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi di kantor Perum Bulog Kanwil Sultra, Selasa (2/3).

Bulog tak hanya menjaga ketahanan pangan dilevel nasional. Bulog Kanwil Sultra mendukung produksi beras lokal. Salah satunya beras premium dengan brand Cap Anoa Sultra yang berasal dari petani di Sultra. Ermin Tora menegaskan pihaknya sangat selektif dalam pengadaan beras Bulog. Kualitas yang baik sangat diutamakan . “Beras Bulog Cap Anoa Sultra sudah memiliki sertifikat Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), baik dari Balai Besar di Sukamaju, Jawa Barat maupun dari Eangler yakni beras tersebut bebas dari zat kimia sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan),” ungkapnya.

Mengingat media massa berperan penting dalam memberikan informasi yang berguna untuk pengambilan kebijakan, Ermin Tora mengaku sangat membutuhkan dukungan media massa sebagai “panca indera”. “Kami terbuka dan sangat senang bisa bersinergi dengan Kendari Pos. Tak sedikit permasalahan terkait pangan yang terjadi di daerah-daerah dapat kita ketahui melalui pemberitaan,” jelasnya.

Ermin Tora menegaskan Perum Bulog Kanwil Sultra punya banyak program yang akan dilakukan dalam rangka meningkatkan kedaulatan pangan Sultra. Realisasi program kerja membutuhkan media massa guna mempublikasikannya. Sebut saja operasi pasar jika harga bahan pokok mulai naik. Operasi ini bertujuan untuk menstabilkan harga di pasaran demi meringankan beban masyarakat.

“Sebagai perusahaan yang mengemban tugas publik dari pemerintah, Bulog tetap melakukan kegiatan menjaga harga dasar pembelian, stabilisasi harga khususnya harga bahan pokok, menyalurkan beras untuk masyarakat kurang mampu dan pengelolaan stok pangan. Semua dilakukan bermuara pada kebutuhan pangan masyarakat agar senantiasa terpenuhi,” beber Ermin Tora.

Bulog Kanwil Sutra tak hanya melulu mengurus beras, melainkan berkontribusi mendukung program pemerintah yakni mencegah stunting. Diantaranya penyediaan pangan yang sehat dan bermutu yaitu beras berfortifikasi (campuran beras dengan kernel fortifikan) sebagai inovasi beras sehat. “Beras fortifikasi berbeda dengan beras yang biasa disalurkan Bulog karena mengandung vitamin A dan B1, yang merupakan vitamin pencegah stunting,” imbuh Ermin Tora.

Paparan Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sultra, Ermin Tora itu menuai apresiasi dari Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi. Kata dia, peran Bulog Sultra sangat sentral. “Kadang masyarakat ‘mengingat’ Bulog hanya saat terjadi masalah terhadap harga kebutuhan pokok, seperti mahalnya harga beras di pasar. Padahal masyarakat perlu tahu, banyak program dan prestasi yang diraih, khususnya Bulog Kanwil Sultra. Untuk itu kami dari Kendari Pos merasa perlu ‘mengenalkan’ Bulog pada masyarakat ke ranah yang lebih mendalam lagi,” ujarnya.

Mantan Pemimpin Redaksi Kendari Pos itu menambahkan segala program kerja Bulog Kanwil Sultra yang bermuara pada kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan dapat dipublikasikan Kendari Pos. Harian Kendari Pos ditopang kekuatan konvergensi media massa dan tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sultra. “Masyarakat harus tahu, peran Bulog adalah menjaga tiga pilar ketahanan pangan melalui persediaan yang cukup, akses dan harga beras yang terjangkau oleh masyarakat dan melakukan stabilisasi harga,” tutup La Ode Diada Nebansi. (ndi/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *