Datang ke Sultra, Penumpang dari Pulau Jawa Wajib Kantongi Swab Antigen

HEADLINE NEWS

KENDARINEWS.COM — Penyebaran covid-19 di Pulau Jawa mulai mengkhawatirkan. Tak heran, Pemprov Sultra mulai melakukan antisipasi agar kondisi itu tak merembet di Bumi Anoa. Salah satunya mewajibkan penumpang pesawat dari Pulau Jawa mengantongi rapid test antigen atau swab antigen. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Hado Hasina mengatakan semua penumpang dari dan menuju pulau Jawa wajib melakukan rapid test antigen dan menunjukkan hasilnya kepada otoritas bandara sebelum memasuki Kota Kendari. Keputusan itu merupakan hasil kesepakatan bersama antara Dishub dan instansi terkait lainnya.

Kebijakan itu diambil lantaran sebagain besar wilayah pulau Jawa masuk dalam kategori zona merah yang berpotensi menciptakan klaster baru (Nataru). “Kebijakan ini juga sejalan dengan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) nomor 22 tahun 2020 tentang petunjuk pelaksana perjalanan orang dengan transportasi udara selama masa Nataru di tengah pandemi covid-19,” kata Hado Hasina. Dia pun merinci hasil pertemuan yang dimaksud pertama, bagi penumpang pesawat wajib menunjukkan hasil keterangan non reaktif rapid test antigen yang berlaku tiga hari sebelum keberangkatan untuk penerbangan dari dan ke antar Bandar Udara di Pulau Jawa.

Kedua, surat keterangan tersebut bisa digunakan paling lama 14 hari dan persyaratan tersebut tidak berlaku bagi anak dibawah usia 12 tahun. Ketiga, mengisi Electronic Health Alert Card (e-HAC) untuk ditunjukkan kepada petugas kesehatan di bandara. “Semua persyaratan ini harus dipenuhi penumpang. Kalau tidak otomatis kita tahan dibandara sampai persyaratannya dipenuhi,” tegas Hado Hasina. Terpisah, Kepala UPBU Halu Oleo, Benyamin Noach Apituley membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kebijakan tersebut sebelumnya sudah ditetapkan kemenhub melalui SE nomor 22 tahun 2020 tentang petunjuk pelaksana perjalanan orang dengan transportasi udara selama masa Nataru di tengah pandemi covid-19.

Ia mengaku, khusus UPBU Haluoleo, sudah menerapkan kebijakan tersebut pada H-2 libur Nataru tahun ini atau sekira 22 Desember lalu. “Sudah diterapkan, sudah disosialisaaikan juga kepada masyarakat dan calon penumpang yang akan datang ke Kendari maupun yang hendak ke Pulau Jawa. Untuk yang berangkat dari Kendari tersedia swab antigen di klinik TNI AU dan rumah vaksin di bandara,” tambahnya.
Penggunaan rapid test antigen kata dia, lantaran hasilnya lebih akurat jika dibandingkan rapid test antibodi. Rapid test antigen ini, hanya berlaku penumpang dari dan menuju pulau Jawa. Sedangkan bagi penumpang dengan tujuan kota lain hanya diwajibkan melakukan rapid test antibodi.

“Sejauh ini masyarakat cukup patuh, masyarakat ikuti aturan. Terbukti tidak ada yang kami persulit. Saya harap selain menunjukkan keterangan non reaktif nya, penumpang saya minta tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak aman (Physical Distancing),” kata Benyamin. (b/ags)

Wajib Dipenuhi Penumpang dari Pulau Jawa
– Tunjukan Hasil Swab Antigen (berlaku tiga hari sebelum keberangkatan)
– Surat Keterangan Hanya Berlaku 14 Hari (Tidak Berlaku Usia 12 Tahun ke Bawah)
– Wajib Mengisi e-HAC dan Ditunjukkan Petugas Kesehatan Bandara

Tinggalkan Balasan