Korem 143/HO Bersama KADIN Sultra Gelar Festival Rakyat 2026, 300 UMKM Ramaikan Nobar Semifinal Piala Dunia

KENDARINEWS.COM – Sebagai bagian dari rangkaian gerakan nasional Festival Rakyat 2026, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkolaborasi dengan Korem 143/Halu Oleo (HO) menyelenggarakan kegiatan ekonomi dan kebersamaan masyarakat di Bumi Anoa. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata peran KADIN Daerah sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan di tingkat daerah.

Ketua Panitia Festival Rakyat 2026 di Sultra, Sastra Alamsyah mengatakan Festival Rakyat 2026 sendiri merupakan kegiatan berskala nasional yang digelar serentak di 38 provinsi se-Indonesia pada 9 hingga 20 Juli 2026, dengan memanfaatkan wilayah Kodam/Korem dan Polda sebagai ruang kegiatan masyarakat yang aman dan produktif.

“Di Sultra, kegiatan dipusatkan di Lapangan Eks MTQ Kota Kendari. Pembukaan kegiatan akan dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026 pukul 19.30 WITA, yang dijadwalkan dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Rangkaian ini juga bertepatan dengan momen pelantikan pengurus KADIN Sultra periode 2026–2031.” kata Sastra Alamsyah

Puncak kemeriahan berlangsung Rabu, 15 Juli 2026, dengan nonton bareng (nobar) resmi dan berlisensi pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Timnas Prancis melawan Spanyol. Kegiatan dilanjutkan kembali pada Kamis, 16 Juli 2026 dengan beragam hiburan rakyat.

Ketua Umum KADIN Sultra, Anton Timbang menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah pemberdayaan ekonomi nyata. Sebanyak 300 pelaku UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Sultra dilibatkan dalam Pasar UMKM, dan berhak berpartisipasi tanpa biaya apapun.

“Kami menghadirkan etalase terbuka bagi produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, fesyen lokal, hingga hasil industri kreatif. Melalui Festival Rakyat ini, KADIN ingin memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Anton Timbang di Kendari, Senin (13/7/2026).

Sesuai konsep nasional, KADIN Daerah berperan sebagai penghubung utama dunia usaha, kurator peserta UMKM, serta mitra strategis yang menjembatani kerja sama dengan sponsor lokal, perbankan, perusahaan daerah, dan penyelenggara acara. Sinergi ini berpotensi mendatangkan dampak ekonomi signifikan, dengan estimasi pendapatan bagi penggerak daerah berkisar antara Rp100 juta hingga Rp500 juta, tergantung kekuatan jaringan dan kualitas aktivasi.

Sinergi TNI dan Dunia Usaha untuk Kebersamaan
Kolaborasi dengan Korem 143/HO sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dukungan Korem menjamin suasana kegiatan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh kalangan.

“Selain mendorong ekonomi, kegiatan ini mempererat silaturahmi antara masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan TNI. Ini fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi kondusif dan semangat gotong royong membangun Sultra,” tambahnya.

Festival Rakyat 2026 di Sultra, ini menggabungkan tiga pilar utama: Pasar UMKM, Hiburan Rakyat berupa panggung seni dan lomba, serta Nonton Bareng berlisensi resmi sesuai ketentuan TVRI dan hak siar, menjadikannya momen yang menyatukan keuntungan ekonomi dan kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat. (rls)

Tinggalkan Balasan