Prof. Sudarsono Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Teknik UHO Periode 2026–2030

KENDARINEWS.COM–Pemilihan Dekan (Pildek) Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (FT UHO) berlangsung lancar dan penuh semangat kekeluargaan. Hasilnya, Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, ST., M.Eng terpilih sebagai Dekan periode 2026–2030 setelah memperoleh 26 suara dari total 38 suara, mengungguli Dr. Ishak Kadir, S.T., M.T. yang meraih 12 suara.

Plt Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng mengatakan bahwa, seluruh proses pemilihan berjalan lancar dan penuh rasa kekeluargaan. Hal ini menjadi modal penting bagi pengembangan Fakultas Teknik ke depan.

“Saya melihat Fakultas Teknik memiliki banyak potensi dan kepakaran yang luar biasa. Tinggal bagaimana seluruh potensi tersebut dikonsolidasikan sehingga dapat melahirkan berbagai inovasi, termasuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya saat diwawancara Kamis (30/7/2026).

Ia menyampaikan bahwa pemilihan dekan merupakan proses yang alamiah dalam pengembangan sebuah institusi. Oleh karena itu, keberlanjutan harus tetap dijaga. Program-program yang sudah berjalan dengan baik perlu diteruskan, sementara program yang masih belum sesuai harapan harus diperkuat dan disempurnakan.

“Saya juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama terlibat dalam pengembangan Fakultas Teknik. Sebab, pada hakikatnya, sebuah institusi tidak mungkin berkembang dan menjadi kuat hanya karena kerja sekelompok orang. Pengembangan institusi harus dibangun dengan semangat kolegial, melibatkan semua pihak. Setiap individu memiliki gagasan dan pemikiran yang baik, sehingga seluruh potensi tersebut perlu disinergikan dan dikonsolidasikan demi kemajuan Fakultas Teknik UHO,” ucapnya.

Tempat yang sama, Dekan Terpilih Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, ST., M.Eng mengungkapkan bahwa, proses pemilihan Dekan Fakultas Teknik telah selesai dan diberi amanah untuk memimpin Fakultas Teknik UHO periode 2026–2030. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang harus diemban untuk membesarkan Fakultas Teknik.

“Kita tahu bersama bahwa Fakultas Teknik memiliki potensi yang sangat besar dengan jumlah mahasiswa lebih dari 4.000 orang. Kondisi ini membutuhkan pengelolaan yang baik dan teratur, kelembagaan yang kuat, serta tim kerja yang solid agar mampu meningkatkan prestasi dosen maupun mahasiswa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa, pemilihan dekan merupakan kontestasi gagasan, bukan kontestasi kualitas individu. Kontestasi gagasan itu telah selesai. Karena itu, ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk kembali bersatu, bekerja sama, dan berkolaborasi memberikan kontribusi terbaik demi membesarkan Fakultas Teknik.

“Ke depan, kami akan fokus meningkatkan daya saing dosen dan mahasiswa melalui sejumlah program strategis. Salah satunya adalah peningkatan kualitas layanan akademik dan proses pembelajaran, serta internasionalisasi dengan mendorong dosen dan mahasiswa aktif mengikuti konferensi internasional, program student mobility, dan berbagai kegiatan akademik bertaraf internasional lainnya,” jelasnya.

Di bidang penelitian kata dia, akan memperkuat budaya riset melalui program One Department One Research Center, yaitu setiap jurusan memiliki pusat riset yang berfungsi sebagai inkubator untuk meningkatkan publikasi ilmiah serta membangun atmosfer penelitian yang kolaboratif antara dosen dan mahasiswa.

“Selain itu, kami juga akan mengembangkan Thematic Research Group, yakni kelompok riset yang dipimpin oleh seorang profesor dan melibatkan dosen-dosen muda serta mahasiswa. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, indeks penelitian, serta memperkuat atmosfer akademik di lingkungan Fakultas Teknik,” katanya.

Ia juga menuturkan bahwa, seluruh program tersebut pada akhirnya diarahkan untuk memperkuat program studi dan meningkatkan akreditasi. Program studi yang saat ini belum meraih akreditasi unggul akan terus didorong agar mencapai predikat unggul.

“Dari sisi kelembagaan, kami juga akan mengembangkan sejumlah program baru, di antaranya pembukaan Program Profesi Insinyur, Program Magister Teknik Mesin, Program Magister Teknik Elektro, Program Magister Teknik Sipil, hingga Program Doktor (S3) Ilmu-ilmu Teknik. Program doktor ini diharapkan menjadi Program S3 Ilmu Teknik pertama di Sulawesi Tenggara dan akan terus kami dorong hingga dapat terwujud,” tuturnya.

Prof. Sudarsono menambahkan bahwa, semua program kerja tersebut merupakan perwujudan dari Akronim Progressif terdiri atas: P (Professionally Competent) atau Profesional dan kompeten. R (Resilient) atau Tangguh. O (Optimistic) atau Optimistis. G (Growth-oriented) atau Berorientasi pada pertumbuhan. R (Research-driven) atau Berbasis riset. S (Sustainable) atau Berkelanjutan. S (Student-centered) atau Berpusat pada mahasiswa. F (Future-ready) atau Siap menghadapi masa depan.

“Semua target tersebut tentu tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh pihak. Karena itu, Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membesarkan Fakultas Teknik sekaligus membawa UHO semakin maju sebagai institusi tempat kita mengabdi,” tutupnya. (win).

Ketgam: Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, ST., M.Eng.

Ketgam: Foto bersama usai kegiatan Pildek, di Ruang Senat FT UHO, Kamis (30/7/2026).

Tinggalkan Balasan