KENDARINEWS. COM– Tahapan pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 resmi bergulir. Mulai hari ini, Selasa (12/5/2026) hingga 2 Juni 2026, panitia membuka masa penjaringan bakal calon rektor bagi seluruh dosen atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat.

Ketua Panitia Pilrek UHO sekaligus Dekan Fakultas Peternakan UHO, Prof. Dr. Ir. Ali Bain, M.Si., menyampaikan, pendaftaran terbuka lebar tanpa intervensi pihak mana pun, guna menjamin proses berjalan demokratis, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan.
“Siapa saja yang memenuhi syarat administratif, akademik, dan integritas dipersilakan mendaftar. Kami berkomitmen menjaga proses ini bersih dan tertib,” tegas Prof Ali Bain.
Berdasarkan Statuta UHO 2025 dan peraturan terkait, syarat utama bakal calon antara lain berpendidikan Doktor (S3), berstatus dosen PNS/ASN dengan jabatan akademik minimal Lektor Kepala, serta berusia maksimal 60 tahun per 25 Agustus 2026. Seluruh ketentuan lengkap telah dipublikasikan di laman resmi: https://pilrek2026.uho.ac.id/.
Nantinya, berkas pendaftaran akan diverifikasi panitia. Bakal calon yang lolos administrasi akan menyampaikan visi, misi, dan program kerja, sebelum disaring menjadi tiga nama calon rektor terbaik. Ketiga nama tersebut selanjutnya diajukan ke Senat UHO untuk dipilih secara langsung oleh 48 anggota senat. Hasil penetapan akhir kemudian diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk diproses lebih lanjut.
Panitia menegaskan seluruh tahapan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014, Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017 beserta perubahannya, serta Peraturan Senat UHO Nomor 12 Tahun 2025 dan aturan turunannya.
“Ini dilakukan guna melahirkan pemimpin terbaik bagi perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara ini, ” tandas Ali Bain. (ari)








































