Kendaripos.co.id — Pemerintah Kota Baubau menyiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota tahun 2026 dengan konsep yang lebih terbuka dan partisipatif. Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, menegaskan bahwa MTQ tidak lagi digelar secara terbatas, melainkan harus menjadi ajang syiar yang dapat dinikmati seluruh masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat apel gabungan ASN di halaman Kantor Wali Kota Baubau, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, MTQ merupakan bagian dari upaya membentuk sumber daya manusia yang bermartabat, yakni masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama dan budaya. Karena itu, pelaksanaannya harus lebih meriah dan terbuka, tidak hanya berpusat di lingkungan masjid dengan jangkauan terbatas.
Rencananya, MTQ akan dipusatkan di Lapangan Lembah Hijau mulai 28 April 2026 dan diawali dengan pawai taaruf yang melibatkan kafilah dari seluruh kecamatan serta berbagai lembaga. Para camat juga diminta mengoordinasikan peserta di wilayah masing-masing agar tampil maksimal, sehingga gaung MTQ sudah terasa sejak tahap awal.
Selain itu, sistem penilaian lomba akan dilakukan secara transparan. Pemerintah juga akan menghadirkan pelaku UMKM di lokasi kegiatan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui event daerah.
Di sisi lain, Pemkot Baubau juga tengah mempersiapkan keikutsertaan pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang. Bahkan, Baubau menargetkan dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ di masa depan.
Menutup arahannya, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah, mulai dari OPD hingga perangkat wilayah, agar seluruh agenda daerah dapat berjalan sukses.(Mel)









































