Perkuat Organisasi, 5 Pejabat Baru Pemkot Kendari Terima SK dari Sekda

KENDARINEWS.COM– Pemerintah Kota Kendari kembali melakukan penyegaran struktur organisasi. Sebanyak lima pejabat baru resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dalam Apel Gabungan yang digelar di halaman Balai Kota, Senin (13/4/2026).

Penyerahan SK dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan. Langkah ini dilakukan guna memperkuat barisan kepemimpinan dan menyatukan langkah dalam menyambut berbagai agenda strategis ke depan.

Berikut adalah nama-nama pejabat yang menerima SK pengangkatan:

1. Ilma Aseanti Vorico, SE
Plt. Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Kota Kendari.
2. Saparuddin Bachmid, S.IP., M.M
Plt. Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Ormas Kesbangpol Kota Kendari.
3. Adi Supriadi, ST., MT
Plt. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kota Kendari.
4. Agustan, SE
Plt. Lurah Pondambea, Kecamatan Kadia.
5. Syarifuddin, S.Si
Plt. Lurah Purirano, Kecamatan Kendari.

Fokus Persiapan HUT dan Ekonomi Rakyat
Dalam arahannya, Sekda Amir Hasan menegaskan agar seluruh jajaran segera fokus bekerja. Salah satu agenda besar yang menjadi sorotan utama adalah persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari.

Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah terlibat aktif dalam memeriahkan Pawai Budaya.

“Kegiatan ini harus meriah namun tetap sederhana. Kita tidak perlu menguras anggaran berlebih. Cukup tampilkan kekayaan budaya lewat pakaian adat sebagai wujud kebanggaan kita sebagai warga Kendari,” tegas Amir.

Selain urusan seremonial, aspek ekonomi masyarakat juga menjadi prioritas. Pemerintah Kota membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beraktivitas, termasuk berjualan di malam hari. Bahkan, para pelaku usaha didorong memanfaatkan sistem berbasis aplikasi untuk memperluas pasar.

Namun, Sekda menekankan bahwa kebersihan dan ketertiban harus tetap terjaga. Area usaha harus dikembalikan bersih setiap pagi, bebas dari sampah dan sisa dagangan. Camat dan lurah diminta turun langsung memantau dan memfasilitasi agar tercipta keseimbangan antara geliat ekonomi dan kenyamanan lingkungan.

Dengan kepengurusan yang baru ini, diharapkan pelayanan publik semakin prima dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal.

Tinggalkan Balasan