KENDARINEWS.COM- β Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar wisuda perdana tahun 2026 pada Selasa (3/2), di mana sebanyak 767 wisudawan dari Program Doktor ke-46, Magister ke-75, dan Sarjana ke-108 resmi dikukuhkan oleh Plt. Rektor Dr. Herman., S.H.,LL.M di Auditorium Mokodompit UHO.

Dalam kesempatan tersebut, kampus juga meluncurkan kebijakan baru terkait pelaksanaan wisuda yang lebih fleksibel dan berbasis kuota.
Dalam kesempatan itu Plt Rektor UHO menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan, menyatakan bahwa capaian akademik yang diraih merupakan hasil kerja keras, ketekunan, serta dukungan moral dan doa dari keluarga dan kerabat.
Menurutnya, tahun 2026 ini UHO menerapkan sistem wisuda baru yang berbeda dengan sebelumnya. Pelaksanaan wisuda dilakukan setiap kali jumlah mahasiswa yang diusulkan program studi mencapai kuota 750 orang, menggantikan sistem lama yang tidak memiliki target jumlah dan mengharuskan mahasiswa menunggu empat periode wisuda dalam satu tahun.

“Setelah dinyatakan lulus yudisium, mahasiswa dapat langsung mendaftar melalui sistem daring. Jika kuota tercapai, pendaftaran akan otomatis ditutup dan wisuda segera dijadwalkan. Setelah selesai, pendaftaran akan kembali dibuka secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sistem ini memungkinkan wisuda dilaksanakan lebih dari satu kali dalam sebulan dan memberikan kepastian waktu bagi mahasiswa karena tidak perlu lagi menunggu periode tertentu.
Adapun jumlah 767 wisudawan tersebar di 14 Fakultas dan Pascasarjana dengan rincian sebagai berikut:
- Pascasarjana: Program Doktor (37 orang, rata-rata IPK 3,89, lama studi 2 tahun 8 bulan); Program Magister (25 orang, rata-rata IPK 3,82, lama studi 2 tahun 2 bulan).
- Fakultas Kedokteran (FK): 14 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,26, lama studi 4 tahun 1 bulan).
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): 51 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,36, lama studi 4 tahun 7 bulan); Program Magister (9 orang, rata-rata IPK 3,86, lama studi 2 tahun).
- Fakultas Pertanian (FP): 6 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,57, lama studi 3 tahun 9 bulan); Program Magister (2 orang, rata-rata IPK 3,7, lama studi 2 tahun 4 bulan).
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): 87 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,33, lama studi 4 tahun 10 bulan); Program Magister (2 orang, rata-rata IPK 3,92, lama studi 1 tahun 5 bulan).
- Fakultas Teknik (FT): 24 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,42, lama studi 4 tahun 8 bulan); Diploma Tiga (6 orang, rata-rata IPK 3,24, lama studi 3 tahun 6 bulan).
- Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK): 7 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,13, lama studi 5 tahun 7 bulan).
- Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM): 11 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,64, lama studi 4 tahun 5 bulan); Program Magister (2 orang, rata-rata IPK 3,9, lama studi 3 tahun 3 bulan).
- Fakultas Farmasi (FF): 10 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,43, lama studi 4 tahun 6 bulan).
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): 195 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,44, lama studi 4 tahun 4 bulan); Program Magister (3 orang, rata-rata IPK 4, lama studi 1 tahun 4 bulan).
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP): 181 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,54, lama studi 3 tahun 10 bulan).
- Fakultas Hukum (FH): 10 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,42, lama studi 4 tahun 10 bulan); Program Magister (5 orang, rata-rata IPK 3,93, lama studi 2 tahun 2 bulan).
- Fakultas Peternakan (FPt): 16 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,33, lama studi 4 tahun 6 bulan).
- Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL): 19 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,35, lama studi 4 tahun).
- Fakultas Ilmu Budaya (FIB): 45 orang Sarjana (rata-rata IPK 3,45, lama studi 4 tahun 6 bulan).
Sementarav wisudawan terbaik tingkat Universitas diraih oleh Eki Rahmawati dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara S1 FISIP dengan IPK 3,96 dan lama studi 3 tahun 5 bulan. Sementara itu, lulusan terbaik tingkat Pascasarjana dan masing-masing Fakultas antara lain:
- Pascasarjana (S3): Abdul Latif (Ilmu Manajemen, IPK 4,0, lama studi 2 tahun 5 bulan).
- Pascasarjana (S2): Rosmini Syamsuddin (Pendidikan IPS, IPK 4,0, lama studi 1 tahun 6 bulan).
- FKIP: Nadila Nareswari (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IPK 3,94, lama studi 3 tahun 5 bulan).
- FEB: Wahyuni Nur Hidayah (Akuntansi, IPK 3,69, lama studi 4 tahun 6 bulan).
Lulusan terbaik lainnya juga berasal dari berbagai fakultas dengan IPK dan lama studi yang mengesankan. Wisudawan yang memiliki IPK mulai dari 3,50 mendapatkan selempang bertuliskan “Cumlaude”.
Lebih jauh mantan Dekan Fakultas Hukum UHO ini mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan umat.
“Gunakan ilmu yang didapat sebagai bekal dalam berkompetisi dan menghadapi perubahan dunia yang cepat. Belajar adalah aktivitas sepanjang hayat yang melibatkan berpikir kompleks dan dorongan mental untuk membantu sesama,” ujarnya.
Ia juga mengajak wisudawan untuk mendukung program Tracer Study Alumni UHO melalui laman tracer.uho.ac.id, yang menjadi indikator kinerja perguruan tinggi dan membantu menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain itu, Rektor menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh civitas akademika, tenaga administrasi, serta berbagai pihak yang mendukung keberhasilan wisuda ini. Ia juga meminta maaf jika terdapat pelayanan atau fasilitas yang kurang maksimal, sekaligus mengucapkan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan anak-anaknya belajar di UHO.
“Kecerdasan akan membuat anda dihormati, kebijaksanaan akan menjadikan anda diteladani, namun kesuksesan harus direncanakan dan diwujudkan dengan cerdas. Marilah selalu menjaga nama baik Almamater UHO tercinta,” pungkasnya. (rls)










































