KENDARINEWS.COM-Upaya meningkatkan keselamatan pelayaran terus diperkuat di wilayah UPTD Torobulu.
Hal tersebut di sampaikan Kasubag Tata Usaha UPTD Torobulu, Ferima yang menegaskan seluruh proses pemeriksaan kapal sebelum berlayar dilakukan secara ketat dan terkoordinasi.

Menurut Ferima, pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal dilakukan oleh pihak Sabandar Laut, mulai dari pengecekan tiket, kapasitas muatan, jumlah penumpang, hingga kendaraan yang masuk ke dalam kapal.
“Semua yang berhubungan dengan keberangkatan kapal itu menjadi tanggung jawab pihak Sabandar. Mulai dari pemeriksaan tiket, kapasitas penumpang, hingga kelayakan keselamatan,” ujar Ferima.

Ferima menegaskan bahwa Sabandar Laut adalah pihak yang bertanggung jawab memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum surat izin berlayar di terbitkan. Koordinasi antara kapten kapal, supervisi lapangan, dan sabandar menjadi kunci utama dalam proses tersebut.
Terkait kondisi cuaca, Ferima menjelaskan bahwa sudah ada sistem peringatan dini yang berjalan, Informasi awal selalu berasal dari kapten kapal.

“Kapten akan menyampaikan kondisi cuaca kepada supervisi, lalu supervisi meneruskannya ke sabandar laut,” ujarnya.
Jika kapten menilai kondisi tidak aman untuk berlayar, maka sabandar dapat mengambil tindakan untuk penundaan atau penahanan surat izin berlayar.
“Kalau kapten tidak berani menjalankan kapalnya karena cuara buruk, sabandar akan menahan surat izin berlayar sampai situasi membaik,” kata Ferima.
Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan seluruh penumpang.
“Keselamtan adalah prioritas utama. Lebih baik menunda keberangkatan daripada mengambil risiko di laut,” tutupnya. (Mg5)










































