Pemkot Kendari Gandeng KPPU Awasi Persaingan Usaha

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kota Kendari menggelar sosialisasi persaingan usaha sehat di aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Rabu (26/11), sebagai upaya meningkatkan efisiensi serta efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan ini dihadiri Komisioner KPPU RI Mohammad Noor Rafieq, Penyelidik Utama Madya KPPU RI Hasiholan Pasaribu, Inspektur Kota Kendari, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Kendari.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan yang efisien, transparan, dan akuntabel merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa proses pengadaan barang dan jasa harus berjalan secara kompetitif untuk mencegah terjadinya pemborosan maupun penyimpangan.

“Ketika proses pengadaan tidak berjalan secara kompetitif dan transparan, maka potensi pemborosan, penyimpangan, serta ketidakefisienan akan semakin besar,” ujar Siska dalam sambutannya.

Ketua APEKSI Korwil VI itu juga menyoroti pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dalam tata kelola pemerintah daerah. Namun, ia mengakui bahwa penerapan aturan tersebut membutuhkan pemahaman bersama dari seluruh perangkat daerah.

“Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi hari ini memiliki nilai yang sangat strategis untuk memperkuat integritas dan kualitas pengadaan di daerah, terutama di lingkup Pemerintah Kota Kendari,” tambahnya.

Siska menjelaskan bahwa persaingan usaha yang sehat memberikan banyak manfaat, termasuk terciptanya harga yang lebih kompetitif, peningkatan kualitas barang dan jasa, serta pencegahan risiko kolusi, korupsi, dan berbagai praktik persaingan tidak sehat. Menurutnya, hal ini juga memastikan pemanfaatan anggaran daerah dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada jajaran KPPU RI atas kesediaan hadir dan memberikan pendampingan kepada Pemkot Kendari. Ia berharap kolaborasi dengan KPPU dapat terus diperkuat melalui edukasi berkelanjutan bagi perangkat daerah.

“Materi yang akan disampaikan hari ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai potensi risiko serta langkah-langkah mitigasi terhadap praktik persaingan usaha yang tidak sehat,” harapnya.

Siska menegaskan bahwa Pemkot Kendari akan terus meminta arahan dan bimbingan dari KPPU terkait pelaksanaan proses pengadaan maupun program-program pemerintah lainnya agar seluruh kegiatan tetap berjalan sesuai regulasi dan mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan