KENDARINEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor transportasi di wilayah tersebut. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas, Dr. Muh Rajulan, Dishub Sultra kini tengah fokus pada dua agenda besar: pembangunan Command Center Transportasi dan pengambilalihan pengelolaan pelabuhan pengumpan regional.
Dishub Sultra berencana membangun Command Center Transportasi yang akan menjadi pusat informasi dan pemantauan seluruh aktivitas transportasi di wilayah tersebut. Rencananya, Command Center ini akan dilengkapi dengan layar besar yang memantau aktivitas di beberapa pelabuhan yang sudah terpasang CCTV.

“Keberadaan Command Center Transportasi sangat penting. Kalau terjadi masalah di lapangan, petugas bisa langsung menindaklanjuti secara cepat. Selain itu, semua penerimaan retribusi juga akan terpantau secara real-time sehingga potensi penyimpangan bisa ditekan,” ujar Dr. Muh Rajulan.
Pembangunan pusat informasi ini diharapkan dapat dimulai tahun depan, seiring dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Dishub di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Dengan adanya Command Center, pelayanan transportasi di Sultra diharapkan menjadi lebih transparan, efisien, dan bebas pungli, serta mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan ekonomi daerah.
Selain Command Center, Dishub Sultra juga tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mengambil alih pengelolaan pelabuhan pengumpan regional dari pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan guna menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009, pengelolaan pelabuhan pengumpan regional merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Namun hingga kini, pelabuhan tersebut masih dikelola oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

Muh Rajulan menegaskan, proses pengalihan personel, prasarana, sarana, dan dokumen atau yang disebut P3D dari pemerintah pusat ke pemerintah provinsi akan segera dilakukan. “P3D ini merupakan pelayanan prima, untuk Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal kewenangan dan potensi meningkatkan PAD secara signifikan,” terangnya.
Dr. Muh. Rajulan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sektor perhubungan. Menurutnya, Dishub Sultra akan fokus pada peningkatan kualitas transportasi sebagai kunci kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Hal ini mencakup aspek infrastruktur, efisiensi, serta integrasi antar moda transportasi.
“Semua pihak harus berkomitmen memberikan layanan terbaik. Ini saatnya kita bergerak lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.
Dishub Sultra juga akan terus mendorong peningkatan fasilitas dan digitalisasi layanan transportasi, untuk mewujudkan pelayanan publik efisien dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Itu harapan kita,” imbuhnya.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Dishub Sultra di bawah kepemimpinan Dr. Muh Rajulan menunjukkan keseriusannya dalam memajukan sektor transportasi di Sulawesi Tenggara. Pembangunan Command Center dan pengambilalihan pelabuhan pengumpan regional diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.








































