KENDARINEWS.COM — Peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80 tahun 2025 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menjadi momentum penghargaan bagi para sosok yang dinilai berjasa bagi masyarakat dan daerah.
Dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Konsel, Senin (10/11/2025), Bupati Irham Kalenggo menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tenaga kesehatan, sopir ambulans teladan, dan lima Posyandu berprestasi yang dinilai terbaik oleh Dinas Kesehatan Konsel.
Selain itu, Dinas Sosial Konsel juga menyalurkan hibah senilai Rp50 juta kepada empat sanggar seni dari Kecamatan Palangga, Benua, Landono, dan Andoolo, sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya lokal.
Dalam amanatnya, Bupati Irham Kalenggo menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan di era modern harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian, empati, dan dedikasi melalui bidang masing-masing.
“Semangat kepahlawanan masa kini harus diwujudkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Irham juga membacakan amanat Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani pengorbanan para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan Indonesia.
“Generasi hari ini memiliki medan perjuangan yang berbeda. Bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan pengetahuan dan dedikasi untuk kemajuan bersama,” katanya.
Bupati menegaskan, perjuangan masa kini harus diisi dengan kerja nyata yang sejalan dengan semangat pembangunan nasional dan daerah.
“Kita lanjutkan perjuangan pahlawan dengan bekerja, melayani, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, Pj Sekda Ichsan Porosi, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, camat, serta ratusan pelajar SD dan SMP.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan tarian adat Tolaki dan pertunjukan seni dari para sanggar penerima hibah.
“Melalui peringatan ini, kita harapkan nilai-nilai kepahlawanan tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga dalam kerja nyata membangun daerah dan menjaga kebudayaan bangsa,” tutup Irham Kalenggo.








































