KENDARINEWS.COM–Keju kerap dihindari karena dianggap tinggi lemak dan garam. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat dan dipilih dari jenis yang sesuai, keju justru bisa jadi sekutu kesehatan yang lezat dan bergizi.
Sebagai produk olahan susu yang sudah dikonsumsi sejak ribuan tahun lalu, keju bukan cuma soal rasa. Di balik teksturnya yang creamy dan aromanya yang khas, tersembunyi berbagai nutrisi penting seperti kalsium, vitamin A, vitamin D, zinc, fosfor, serta antioksidan kuat seperti riboflavin dan beta-karoten.
Apa Saja Manfaat Keju bagi Tubuh?
Berikut adalah 7 manfaat kesehatan dari mengonsumsi keju secara bijak yang dilansir dari alodokter:
1. Menjaga Kesehatan Tulang dan Cegah Osteoporosis
Kalsium dan protein tinggi dalam keju membantu memperkuat tulang dan mencegah pengeroposan. Tak hanya itu, kandungan vitamin D, vitamin K, dan zinc juga mendukung pembentukan tulang baru dan menjaga kepadatannya. Cocok untuk semua usia, terutama anak-anak dan lansia.
2. Melindungi Gigi dari Gigi Berlubang
Keju membantu menetralkan asam mulut dan meningkatkan produksi air liur, dua faktor penting dalam mencegah kerusakan enamel gigi. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang rutin mengonsumsi keju punya risiko lebih rendah terkena gigi berlubang.
3. Cegah dan Atasi Sembelit
Keju fermentasi, seperti keju mozzarella dan keju cottage, mengandung probiotik alami yang mendukung kesehatan sistem pencernaan. Probiotik ini membantu memperlancar buang air besar dan menyeimbangkan flora usus.
Catatan: Konsumsi berlebihan atau bagi mereka yang intoleran laktosa bisa menimbulkan efek sebaliknya, seperti sembelit atau diare.
4. Menurunkan Tekanan Darah
Beberapa jenis keju rendah lemak dan rendah garam, seperti keju ricotta dan cottage cheese, dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena kandungan kalsiumnya yang cukup tinggi. Sangat dianjurkan untuk penderita hipertensi dengan porsi yang terkontrol.
5. Mencegah Serangan Jantung dan Stroke
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi produk olahan susu, termasuk keju, dalam jumlah wajar dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan asam lemak baik dan antioksidan membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan menurunkan kolesterol jahat.
6. Redakan Peradangan
Keju mengandung asam linoleat terkonjugasi (CLA), sejenis lemak baik yang diketahui dapat menurunkan peradangan kronis. Senyawa ini juga berpotensi mendukung penurunan berat badan, menjadikannya pilihan menarik untuk diet sehat.
7. Mencegah Migrain dan Tingkatkan Energi
Keju kaya akan riboflavin (vitamin B2), yang membantu mengolah makanan menjadi energi dan meredakan stres dua faktor pemicu migrain. Konsumsi keju dalam jumlah kecil bisa menjadi solusi alami untuk mencegah sakit kepala berulang.
Kenali Jenis Keju dan Kandungan Nutrisinya
Tidak semua keju diciptakan sama. Beberapa jenis keju memiliki kelebihan nutrisi tertentu, seperti:
| Jenis Keju | Kelebihan |
|---|---|
| Mozzarella | Rendah kalori dan garam, kaya probiotik |
| Blue cheese | Tinggi kalsium dan antioksidan |
| Feta | Lebih rendah kalori, tinggi linoleic acid |
| Cottage cheese | Tinggi protein, cocok untuk diet |
| Parmesan | Kaya kalsium dan fosfor, baik untuk tulang |
Tips Sehat Konsumsi Keju
- Pilih keju rendah lemak dan garam. Hindari keju yang banyak melalui proses industri.
- Perhatikan porsi. Konsumsi berlebihan bisa memicu kelebihan kalori atau sodium.
- Padukan keju dengan makanan sehat, seperti buah, sayur, atau roti gandum.
- Baca label nutrisi sebelum membeli produk keju kemasan.
- Konsultasikan ke dokter jika Anda memiliki intoleransi laktosa atau alergi susu.
Kesimpulan
Keju bisa menjadi sumber nutrisi yang luar biasa untuk tubuh—asal dikonsumsi secara bijak. Dari menjaga tulang hingga menurunkan tekanan darah dan membantu pencernaan, manfaat keju mencakup berbagai aspek kesehatan. Tak heran jika keju kini mulai mendapat tempat sebagai makanan sehat dalam pola makan harian.
Namun ingat, tidak semua keju cocok untuk semua orang. Bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan keju sebagai bagian rutin dari diet.(*)










































