Menggali Pergeseran Komunikasi di Era Digital melalui Konferensi Nasional Ilmu Komunikasi 3.0

KENDARINEWS.COM-Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (FIKOM) Universitas Ciputra Surabaya, kembali menggelar Konferensi Nasional Ilmu Komunikasi atau yang akrab dikenal Konaikom, untuk ketiga kalinya.

Mengusung tema: Communication Shift in the Digital Age”, Konaikom 3.0 mengajak para akdemisi, praktisi, dan ahli untuk menggali dan mendiskusikan pergerseran komunikasi di era digital yang semakin pesat.

Salah satu acara utama Konaikom 3.0 adalah Call for Paper (CFP) yang dibuka untuk umum. Lomba ini mengundang para peminat ilmu komunikasi, untuk mengirimkan karya ilmiah mereka yang membahas berbagai aspek pergeseran komunikasi di era digital. Ada tujuh sub-topik yang dibahas dalam Call for Paper Konaikom 3.0, salah satunya adalah Jurnalisme di Era Digital.

Lebih dari 60 naskah berhasil diterima oleh panitia, yang dikirimkan oleh mahasiswa, praktisi, dan akademisi dari seluruh Indonesia. Selain itu, Konaikom 3.0 juga bermitra dengan 13 jurnal terakreditasi dan jurnal nasional. Melalui mitra penerbitan tersebut, sebanyak 47 naskah yang terpilih akan berkesempatan untuk dipublikasikan dalam jurnal.

Dosen FIKOM dari Universitas Ciputra Surabaya tentunya juga ikut serta dalam Konaikom 3.0 ini. Salah satunya, dapat dilihat dari bagaimana dosen-dosen mengulas naskah dari para penulis. Naskah-naskah yang sudah diulas tersebut, kemudian dipresentasikan oleh para penulis naskah dihadapan para pengulas, Selasa, 28 Mei 2024 lalu. Melalui presentasi itu, terdapat dua apresiasi yang diberikan oleh Konaikom 3.0 kepada para presenter, di antaranya Best Presenter dan Best Paper.

Selain Call for Paper, Konaikom 3.0 juga mengadakan seminar yang diikuti lebih dari 200 partisipan. Berhasil mendatangkan para ahli komunikasi. Termasuk salah satunya Aulion, konten kreator sekaligus YouTuber Indonesia yang menjadi pembicara dalam seminar ini.

Harapannya, pelaksanaan Konaikom 3.0 ini dapat menjadi langkah untuk menambah wawasan terkait dengan pergeseran komunikasi yang sedang terjadi saat ini. (rls)

Tinggalkan Balasan