Kejaksaan Negeri Konsel Ajak Pelajar SMA Tangkal Cyber Bullying

KENDARINEWS.COM–Sekolah bukan sekadar sarana pendidikan, tetapi harus mampu menciptakan lingkungan yang nyaman pada anak didik. Salah satu kenyamanan yakni mencegah dan mengatasi terjadinya perundungan pada anak, baik di dunia nyata maupun dunia maya (cyber bullying).

Mengatasi persoalan cyber bullying ini menjadi perhatian Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Lewat program penyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejari Konsel menyuarakan isu tersebut sebagai tema penyuluhan.

“Era digital saat ini Cyberbullying atau intimidasi dalam dunia maya, telah menjadi fenomena yang semakin meresahkan. Olehnya itu kami mengajak para siswa untuk say no to bullying,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Konsel, Teguh Oki Prabowo saat penyuluhan hukum di SMA Negeri 15 Baito Konawe Selatan, Senin (19/2).

Dalam giat yang diselenggarakan di halaman sekolah itu, dihadiri Kepala Sekolah SMA Negeri 15 Konsel Edison, dewan guru dan diikuti 250 siswa dan siswi.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan tindakan cyber bullying merupakan tindakan yang dilakukan secara sadar untuk merugikan atau menyakiti orang lain melalui penggunaan komputer, jejaring sosial dunia maya, telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya beserta praktiknya yang dapat ditemukan oleh pelajar dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami membawakan materi dengan tema cyber bullying. Dimana, hukum cyber bullying diatur dalam pasal 27 dan 28 undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para peserta. Dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang 

positif oleh siswa dan siswi SMA Negeri 15 Konawe Selatan. Pihaknya memberi cinderamata bagi partisipan yang aktif, pada kegiatan JMS itu.

“Jaksa Masuk Sekolah atau disingkat JMS ini merupakan upaya inovasi dan komitmen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar,” jelas Teguh.

Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dilakukan Sebagai wujud nyata kinerja Pemerintah RI melalui program Nawa Cita point ke- 8 terkait revolusi karakter bangsa. Salah satu langkah strategis dan efektif dalam terwujudnya revolusi karakter bangsa di bidang pendidikan adalah melalui penyuluhan jukum sebagai bagian tugas dan fungsi Kejaksaan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 15 Konsel, Edison berterimakasih kepada Kejari Konsel yang memilih SMA Negeri 15 Konawe Selatan sebagai salah satu tujuan dari pelaksanaan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah Tahun 2024.

“Kami berharap melalui program JMS ini, siswa dan siswi SMA Negeri 15 Konawe Selatan dapat memperbanyak pengetahuan mengenai Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan di Republik Indonesia dan dirasakan manfaatnya bagi mereka,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama dan pemberian souvenir oleh Kejaksaan Negeri Konawe Selatan kepada Sekolah SMA Negeri 15 Konawe Selatan. (ndi/kn)

Tinggalkan Balasan