PPP Bidik 9 Kursi DPRD Sultra, Andi Sumengerukka: Semua Kader Bakal Bekerja Maksimal

KENDARINEWS.COM–Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Tenggara menyasar target besar di Pemilu 2024. Jika Pemilu 2019 lalu hanya menorehkan 2 kursi, kini partai berlambang Kabah itu menargetkan 9 kursi DPRD tingkat Provinsi. 

Ketua DPW PPP Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka mengatakan, alasan membidik 9 kursi DPRD Sultra, agar saat Pemilihan Gubernur pada November 2024, PPP bisa mengusung mandiri untuk figur. Kemudian bisa menduduki pimpinan DPRD Sultra. 

“Dengan target besar 9 kursi, menandakan bahwa PPP Sultra adalah partai besar yang senantiasa siap untuk berkontribusi membangun daerah. Dan seluruh kader bakal maksimal bekerja merealisasikan misi tersebut,” kata Andi Sumangerukka, Minggu (1/10).

Andi Sumangerukka juga menargetkan kemenangan besar di Pileg 17 Kabupaten dan Kota se Sultra, minimal 1 kursi setiap Dapil. Kemudian di DPR RI ia menargetkan minimal 1 kursi. 

“PPP adalah partai besar yang telah melalui berbagai lintasan zaman. Mimpi saya mengantarkan PPP berjaya di Sultra. Memenangkan Pemilu dan menempatkan para kader terbaik menduduki posisi Bupati maupun Wali Kota di 17 Kabupaten dan Kota di Sultra,” optimisnya

Menurutnya, parpol mesti memiliki mimpi yang besar bagi masa depan daerah dan masyarakat. Karena ketika mimpi terlalu kecil, maka sama halnya tidak percaya diri untuk melangkah ke depan maupun mempersembahkan diri mengabdi bagi masyarakat dan daerah. 

Atas dasar itu, Andi Sumangerukka menghimbau kepada seluruh kader PPP Sultra agar berkomitmen memenangkan PPP Sultra pada pergelaran Pemilu 2024. Baik level Kabupaten dan Kota, Provinsi maupun nasional. 

“Tak kalah pentingnya yakni senantiasa menjaga soliditas. Tidak mungkin menang tanpa ada kekompakan internal partai. Harmonisasi dan konsolidasi yang berkelanjutan,” ujarnya. 

Mantan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sultra itu menuturkan, para kader wajib kompak, bersatu dan tidak rentan terhasut, goyah oleh narasi provokasi apapun. Yang imbasnya dapat mengantarkan pada perpecahan serta kegaduhan di tengah masyarakat. Strategi tersebut merupakan himbauan DPP PPP yang harus dijiwai setiap kader dalam bekerja. Yang muaranya menguatkan internalisasi partai menyongsong perhelatan Pemilu mendatang. 

“Dalam bergerilya mengemban amanah politik, karakter mendasar yang mesti dimiliki para kader yakni mengedepankan persatuan dan kebersamaan. Kendati berada dalam situasi beragam persepsi ideologi. Tetap senantiasa fokus membantu masyarakat dalam mengentaskan berbagai problematika yang mendera. Bekerja untuk rakyat, merupakan titik tumpuan PPP hadir dalam kontestasi politik,” beber Andi Sumangerukka. 

Di tengah perkembangan teknologi modern, sambungnya, arus informasi begitu cepat beredar. Berita hoax yang mengandung provokasi politik, menjamur dimana-dimana. Kader PPP harus cerdas. Jangan mudah terhasut dan fokus membersamai rakyat dalam membantu menyelesaikan polemik. Termasuk partai politik lain bukanlah musuh. Rivalitas dan persaingan merupakan hal alamiah dalam kompetisi merebut hati rakyat.

Andi Sumangerukka menegaskan, para kader harus santun, beretika dalam berpolitik dan jangan menghujat. Selain itu, harus bisa menghargai perbedaan, menjauhi adu domba, serta jaga dan rawat kemajemukan dan kebhinekaan. 

“Karena semua satu cita-cita, satu kehendak berbangsa dan bertanah air Indonesia,” tandasnya. (ali/kn)

Tinggalkan Balasan