Pemprov Gelar Acara Pisah Sambut Pj Gubernur

KENDARINEWS.COM — Kendali pemerintahan Provinsi Sultra kini berada dalam genggaman Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto. Mantan Kapolda Sultra dan mantan Sekjend Kemenkumham RI itu dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sultra oleh Mendagri Tito Karnavian, Selasa (5/9).

“Berdasarkan informasi yang kami terima, rencananya beliau (Pj.Gubernur) akan tiba hari ini (kemarin,red) atau paling lambat besok (hari ini,red),” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Rabu (6/9), kemarin.

Sekda Asrun mengatakan Pemerintah Provinsi Sultra bakal menggelar acara penyambutan Pj.Gubernur, Komjen Andap. Pemprov telah menggelar rapat koordinasi tentang rencana penyambutan Pj.Gubernur Sultra sekaligus pisah sambut. “Untuk agenda pisah sambut kita sudah rencanakan pada Jumat, 8 September, besok,” ungkapnya.

Penyambutan dan pisah sambut akan dipusatkan di ruang pola kantor Gubernur Sultra. “Sebelum bertugas, Pj.Gubernur akan melakukan rapat internal dengan Forkopimda yang diagendakan pada pukul 08.00 Wita hingga 11.00 Wita. Sementara itu, ramah tamah akan digelar pada malam hari. Kemungkinan ramah tamah kita gelar di Rujab Gubernur,” tutur Sekda Asrun Lio.

Sebelumnya, Sekda Asrun Lio mengatakan penyambutan Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol Andap Budhi Revianto akan digelar sederhana. Mekanismenya telah diatur dan yang namanya pemimpin Sultra harus diberi pelayanan.

“Roda pemerintahan tetap berjalan. Pj.Gubernur Sultra pun sudah dilantik. Sehingga segala pelayanan dan roda pemerintahan tetap berjalan aman,” pungkas Sekda Asrun.

Saat melantik Pj.Gubernur Sultra, Komjen Pol Andap, Mendagri Tito Karnavian, mengatakan, Pj.Gubernur memiliki otoritas yang sangat besar sebagai pemimpin di provinsi. Karena itu Pj.Gubernur harus berkomitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan kepedulian terhadap rakyat.

“Kepala daerah memiliki otoritas yang sangat besar. Begitu selesai pelantikan maka segera harus kembali ke daerahnya. Saya mengingatkan kembali, sebagai Pj.Gubernur, segala tindakan yang dilakukan akan berdampak signifikan pada masa depan daerah yang saudara pimpin,” kata Menteri Tito, usai melantik 9 Pj.Gubernur di Kantor Kemendagri, Selasa (5/9).

Pj.Gubernur bukanlah pejabat politik dan tidak memiliki beban politik, sehingga diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan kepala daerah bupati/wali kota dari partai politk manapun.

Pj.Gubernur harus memiliki kinerja yang lebih baik dari pejabat kepala daerah definitif. Selain itu, selalu berusaha menjadi pemimpin yang adil, transparan, dan bertanggung jawab. “Selamat bertugas. Jalankan amanah dan tanggungjawab ini dengan sebaik-baiknya dan bangun hubungan baik dengan semua pihak,” tutur Menteri Tito.

Menteri Tito juga meminta semua pihak di daerah untuk mendukung penjabat gubernur yang telah dilantik. Hal itu penting dalam rangka mendukung tugas Pj.Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan daerah dan menyukseskan Pemilu 2024. (rah/b)

Tinggalkan Balasan