UMW Kendari Dorong 6 Penelitian Harus Memiliki Hak Paten

KENDARINEWS.COM- Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari, kini tengah persiapan hak kekayaan intelektual (HaKI) khususnya hak paten untuk 6 judul yang dimana baru-baru ini meraih predikat terbaik dengan kategori penelitian terbanyak se Sulawesi.

Rektor UMW Kendari, Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si., M.Sc , mengatakan, bahwa hak paten memiliki implikasi yang sangat luar biasa, serta berdampak pada kredibilitas perguruan tinggi. Selain itu, hak paten berdampak pada peningkatan ekonomi baik institusi maupun individu peneliti yang bersangkutan. “Itulah mengapa hak paten itu sangat penting, apalagi kami punya 6 judul yang baru-baru ini meraih predikat terbaik. Diharapkan 6 judul itu dapat mempunyai hak paten,” ujarnya saat diwawancara.

Ia juga menjelaskan, pihak kampus juga akan memfasilitasi para peneliti dari ke 6 judul tersebut untuk melakukan pelatihan paten yang akan dilaksanakan di Oktober mendatang tepatnya di Makassar. “Selain memberikan penghargaan kepada para peneliti, kami juga akan memfasilitasi para peneliti untuk ke Makassar,” ungkapnya.

Kepala LPPM UMW Kendari, La Djabo Buton, SKM., M.Kes mengungkapkan, bahwa pihaknya memberikan reward kepada tim peneliti dari ke 6 judul tersebut. Adapun bentuk apresiasi Universitas yakni, pemberian sertifikat penghargaan dan tim peneliti akan mengikuti pelatihan, bimbingan penulisan hak paten atas hasil penelitian mereka, yang akan dilaksanakan di Makassar. “Melalui ini diharapkan para peneliti dapat terus semangat dan bekerja keras agar hasil penelitian mereka mendapatkan hak paten nantinya,” imbuhnya.

Ia menyebut, bahwa adapun judul
penelitian yakni pertama, potensi senyawa bioaktif dan bakteri endofit kulit pisang sebagai agen imunostimulan. Kedua, identifikasi molekuler dan skrining aktivitas bakteri endofit tanaman lamun sebagai antibakteri terhadap bakteri multidrug-resistant (MDR) di wilayah pesisir kota Kendari. Ketiga, rancangan
bangunan sistem pemantauan distribusi box air susu ibu (ASI) berbasis IoT. Keempat, perancangan alat perangkap hidup babi hutan otomatis berbasis mikrokontroler yang dilengkapi dengan
sensor ultrasonik dan modul GSM. Kelima, biokonversi sampah organik pasar tradisional, semi modern dan modern di
kota Kendari melalui pemanfaatan black soldier fly. “Dan yang terakhir desain sistem monitoring alat pengukur Spo2 dan
detak jantung (Oximetry) berbasis android. Masing-masing penelitian ini
melibatkan kurang lebih 2
mahasiswa,” ucapnya La
Djabo Buton.

Serta, Ketua Program Studi DIII Elektromedis Fakultas Sain dan Ilmu Teknologi UMW Kendari, Muhammad Sainal Abidin, S.Si,. M.Si mengatakan, bahwa diharapkan semua hasil penelitian bisa mendapatkan hak paten, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. “Karena tujuan sebenarnya dari penelitian adalah untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, bahwa UMW Kendari akan terus meningkat penelitian, untuk membantu menjawab tantangan yang ada saat ini. “Kalau tahun ini kita dapat 6 judul, insyaallah tahun depan kita kan tambah lebih lagi,” pungkasnya.(win/kn)

Tinggalkan Balasan