Wujudkan Lulusan Berkualitas dan Berdaya Saing, UHO Implementasikan 8 IKU Perguruan Tinggi

KENDARINEWS.COM–Universitas Halu Oleo (UHO) punya tantangan besar tahun ini. Perguruan Tinggi pertama dan terbesar di Sultra ini diminta untuk mengimplementasi delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk mewujudkan lulusan yang berkualitas berdaya saing.

Rektor UHO, Prof. Muhammad Zamrun tak menampik jika IKU perguruan tinggi masih rendah. Penyebabnya, unit kerja (Program Studi) fokus terhadap beberapa poin IKU perguruan tinggi. Padahal, poin lainnya wajib dipenuhi dalam rangka menghasilkan lulusan yang berdaya saing.

“Kementerian sudah menetapkan sebanyak delapan Indikator Kinerja Utama. Jadi semua program kerja unit harus mendukung delapan indikator itu,” ungkap Prof Zamrun, kemarin.

Guna mencapai target tersebut, pihaknya telah melaksanakan rapat kerja  yang melibatkan seluruh prodi di UHO. Dalam raker, pihaknya mengevaluasi capaian IKU pada tahun sebelumnya (2022).

“Kita evaluasi IKU mana yang rendah, mana yang cukup, mana yang masih 0. Dan tahun ini kami pastikan semua program kerja unit harus mendukung  delapan IKU,” ungkap Prof. Zamrun.

Prof Zamrun menyebutkan, delapan IKU yang ditargetkan Kemendikbudristek meliputi lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, hasil kerja dosen digunakan masyarakat, program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif, serta program studi berstandar internasional.

Prof Zamrun yakin, capaian IKU yang baik menunjukkan prodi, dosen, dan mahasiswa yang berkualitas. “Semuanya kita gabung. Mudah mudahan nanti UHO semakin maju,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof Zamrun membeberkan beberapa prestasi yang sudah diraih dimasa kepemimpinannya seperti sukses mewujudkan sebanyak 100 guru besar di UHO dan berhasil meningkatkan akreditas prodi. 

“Alhamdulillah berkat kerja keras semua pihak kita bisa mencapai target. Saat ini prodi di UHO sudah 80 persen lebih berakreditas A dan B. Tahun ini saya kembali menargetkan sebanyak 120 guru besar. Insyah Allah bisa kita capai dengan komitmen semua elemen kampus mulai dari mahasiswa, dosen, dan pegawai,” pungkasnya. (ags/KN)

Tinggalkan Balasan