oleh

BPBD Kolut Waspada Bencana

KENDARINEWS.COM– Mengantisipasi terjadinya bencana pada musim penghujan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara (Kolut) mulai meningkatkan kesiapsiagaan.

Tak hanya menyiapkan personel dan peralatan, pemerintah turut memperkuat sinergisitas lintas sektor termasuk dengan masyarakat.

Kepala BPBD Kolut, Andi Faizal, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana mulai banjir, tanah longsor, puting beliung dan abrasi pantai. Di Kolut, ada sebanyak 87 titik (desa), dengan potensi bencana terbesar adalah banjir.

“”Ada empat potensi bencana. Sekitar 60-70 persen adalah musibah banjir. Terbaru, kami turun melakukan penanganan banjir di Desa Tojabi. Penyebabnya, saluran drainase tersumbat sehingga air meluap dan menggenangi pemukiman warga. Alhamdulillah, bisa langsung diatasi,” kata Andi Faizal, Rabu (23/11).

Saat ini, personel BPBD sudah pada posisi stand by. Jika terjadi bencana, tim sewaktu-waktu siap turun ke lokasi. Meski begitu, ia mengakui, peralatan dan kemampuan personel BPBD hanya untuk penanganan bencana skala kecil. Untuk skala besar, pihaknya butuh dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Sebagai upaya mitigasi lanjutnya, Pj Bupati Kolut, Parinringi, telah menerbitkan surat keputusan (SK) Tanggap Darurat. Semua instansi terkait dilibatkan dalam penanganan dan penanggulangan bencana.

“Secara teknis, BPBD fokus penanganan bencana. Untuk pembangunan bronjong dan lainnya diserahkan ke instansi terkait. Kami mengimbau masyarakat memperhatikan lingkungan sekitar. Sebab sewaktu-waktu musibah bisa terjadi,” pungkasnya. (Kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan