oleh

Bupati Kery S Konggoasa Alokasikan Dana Miliaran untuk TPP ASN

KENDARINEWS.COM–Tahun 2023 ASN lingkup pemerintah daerah (pemda ) Konawe bakal mendapat tambahan isi kantung alias penghasilan. Bupati Kery mengalokasikan duit Rp35 miliar untuk membayar TPP ASN Konawe pada 2023 mendatang.

“Tahun depan kita mulai bayarkan TPP ASN. Yang penting sesuai beban dan tanggung jawab kerja,” ujar Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa kemarin.

Ia tak memungkiri jika tahun sebelumnya belum mengalokasikan duit TPP lantaran kemampuan keuangan daerah yang terbatas. “Tahun-tahun sebelumnya, kita lebih dahulu fokus mengurus kepentingan publik secara luas,” kata Bupati Konawe dua periode itu.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan menerangkan, tujuan TPP diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi ASN. Dengan demikian, para pemegang nomor induk pegawai (NIP) dapat semakin terpacu meningkatkan produktivitas dalam mengemban tugas-tugas pemerintahan.

Sekda Ferdinand meyakini, TPP bagi ASN lingkup Pemkab Konawe akan kian mendorong kompetisi kinerja di lingkungan aparatur daerah. “Formulasinya sudah kita tentukan secara proporsional. TPP itu kita berikan kepada ASN berdasarkan indikator kinerja pegawai yang bersangkutan,” ujarnya.

Nantinya, indikator penilaian kinerja tersebut menjadi dasar perhitungan nilai pembayaran TPP ASN Konawe

Sekda Ferdinand menyebut, jumlah TPP ASN bisa saja berbeda dengan daerah yang lain. Apalagi, TPP di Konawe dinilai bukan berdasarkan indikator kehadiran semata. Namun, dihitung pula berdasarkan indikator kinerja ASN. “Sehingga bisa jadi ASN dalam satu ruangan itu, TPP-nya berbeda. Pegawai yang kerjanya bagus dan pegawai yang masuk kantor hanya tidur-tiduran, TPP-nya pasti tidak sama,” ungkapnya.

Jika ASN lingkup pemda Konawe bakal menerima TPP, tidak halnya ASN Guru. Karena guru sudah mendapatkan kompensasi lain dari pemerintah, yakni berupa dana sertifikasi.

“Dari sekira 5.430 ASN lingkup pemkab Konawe, kurang lebih setengahnya saja yang diberikan TPP. Kalau guru berstatus ASN inikan sudah ada sertifikasinya,” tukasnya.(kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan